JAKARTA || Sangkakala7.tv –
Mimbar Agama Kristen :
*Mazmur 32 : 1-2 ;
“Raja Daud mengajarkan, Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi ! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu !”
Merasa bersalah atau malu bisa menjadi penyebab hilangnya kebahagiaan Anda.
Anda harus menyingkirkan rasa bersalah dan menjaga kemurnian hati nurani Anda jika ingin bahagia.
= Karena Anda tidak boleh merasa bahagia tapi di waktu yang sama juga merasa bersalah =
Filipi 2 : 15 mengatakan :
“Supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia”.
Pernahkah Anda perhatikan jika toko berlian selalu meletakkan berlian mereka di atas kain beludru hitam saat memperlihatkannya kepada para pelanggan ?
Itu karena berlian bersinar lebih terang bila diletakkan di latar belakang berwarna hitam.
Karena semakin hancurnya budaya kita dan semakin gelapnya dunia ini, orang Kristen harus bersinar semakin terang.
~ Anda harus menjalani kehidupan yang penuh integritas dan kesucian ~
agar ketika setiap orang yang melihat Anda, mereka berkata : “Anda seorang bintang !”
Kebahagiaan yang datang dari hati nurani yang bersih akan sulit buat dilewatkan.
Anda mungkin berkata ;
” Saya ingin bahagia, tetapi bagaimana saya menjaga hati nurani saya tetap bersih jika saat ini hati nurani saya belum bersih ?”
Lakukanlah apa yang dikatakan Mazmur 32:1-2 ;
” Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi ! , Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu !”
Ada tiga hal yang dicari semua orang dalam hidup :
1. Kebahagiaan,
2. Sukacita, dan
3. Kelegaan.
Kita semua ingin bahagia. Kita semua ingin menikmati hidup. Kita semua ingin kelegaan dari rasa sakit kita.
Alkitab mengatakan ; itu semua berasal dari kemurnian, dan kemurnian itu berasal dari pengampunan melalui kasih karunia Allah.
*Ketika kita mengakui dosa kita, “Maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” (1 Yohanes 1:9)*. (R.001)
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)








