KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Kedungwaringin dilepas oleh Drs.Hasan asari M.Pd.M.Ip Camat Kedungwaringin
di panggung kehormatan plaza Kantor Kecamatan Kedungwaringin RT 04 RW 02 Jl.Kedunggede Kabupaten Bekasi, Selasa 9/8/2022.
Drs.Hasan asari Camat Kedungwaringin saat melepas peserta pawai ta’aruf mengatakan, menyambut baik dan mengapresiasi segala bentuk rangkaian kegiatan MTQ bersama panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kecamatan Kedungwaringin
Dalam kesempatan tersebut, ia menghimbau kepada para peserta pawai ta’aruf yang terdiri dari peserta MTQ berasal dari masing masing desa untuk bersama-sama menjaga ketertiban keselamatan terhadap pengguna jalan yang lain, ” kata Camat.
Semaraknya kegiatan pawai ta’aruf MTQ yang diikuti oleh khafilah dari masing-masing desa dan kelurahan. Start dihalaman sekolah SMPN 1 Kedungwaringin dan Finish di plaza kantor kecamatan Kedungwaringin,” ujar Camat.
Sementara di lokasi yang sama Danramil/13 Kedungwaringin Kapten inf Rio Sitompul mengatakan, MTQ ini dengan tema ;“Wujudkan Generasi Qur’an di Kedungwaringin semoga jadi tuan rumah yang baik membawa dan mengharumkan nama baik kabupaten bekasi nantinya di tingkat nasional, kedua sukses, kita berharap dengan MTQ ini generasi Qurani cinta terhadap Alquran, ” tutur Danramil yang pernah menjabat Wadanramil Kemayoran Jakarta Pusat.
Selain Camat Drs.Hasan asari M.Pd.M.Ip, Danramil Kapten Inf Sondang Rio Sitompul mengatakan, kegiatan MTQ tersebut juga di hadiri oleh, Kapolsek diwakili wakapolsek Kedungwaringin, Babinsa, Babinkantibmas, Kades seKecamatan Kedungwaringin, panitia penyelenggara Hadi Pasi PMD Kec Kedungwaringin, Ustdz Ahmad Mustofa Ketua DMI Kedungwaringin, Para Peserta Ta’aruf, aparatur desa Sekecamatan Kedungwaringin, BPD Sekecamatan Kedungwaringin, Siswa-siswi sekolah SMPN 1 Kedungwaringin.
Lanjut Danramil,“Kita bersyukur dapat melaksanakan MTQ dengan harapan mendapat keberkahan dari Allah SWT.
Semoga dengan bacaan Al Qur’an, kita mendapat banyak berkah misalnya kasus positif Covid-19 jadi tidak ada lagi, dan perekonomian warga di Kabupaten Bekasi bangkit kembali,” pungkasnya.
(KP-011)








