KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Adikarya Parlemen :
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar dari daerah pemilihan (Dapil) IX
Pariwisata merupakan salah satu sektor industri yang dapat menambah pendapatan pemerintah dan menambah pedapatan ekonomi masyarakat. Perhotelan dan pusat perkantoran salah satu pilihan utama untuk sarana akomodasi di lokasi wisata.
Hal ini harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bekasi, sekaligus sebagai langkah awal untuk menambah pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata.
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar, saat ditemui awak media Sangkakala 7, mengatakan; di tengah kondisi sulit, kita ingin setiap kegiatan berdampak langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha jasa pariwisata, Selasa 09/08/2022.
Dinas terkait harus berupaya mengagendakan promosi dan pengembangan kualitas SDM masyarakat maupun destinasi wisata.
Dinas Pariwisata harus berusaha untuk melibatkan para pelaku pariwisata mencari strategi, solusi, dan inovasi, serta untuk berkolaborasi bersama membangun kepariwisataan di kawasan kuliner, pusat oleh-oleh, destinasi wisata, dan desa wisata yang ada khususnya di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.
Membangun Desa Wisata, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan yaitu :
1. Memiliki potensi daya tarik wisata,
2.Memiliki potensi sumber daya manusia lokal yang dapat terlibat dalam aktivitas pengembangan desa wisata,
3.Memiliki peluang dan dukungan ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana dasar untuk mendukung kegiatan wisata,
4.Memiliki komunitas masyarakat ;
5.Memiliki kelembagaan pengelolaan, dan
6.Memiliki potensi dan peluang pengembangan pasar wisatawan.
Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Bekasi sangat diperlukan Intervensi Pemerintah mulai dari ; Sumber Daya Manusia, Kelembagaan, Tata kelola, Infrastruktur dan Pemasaran, ” papar Irpan.








