Komisi V DPRD Jabar Respons Desakan 34 Ormas, Perda OPSM Ditarget Masuk Prioritas 2026

- Redaktur

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Bandung, Jabar
‎
Komisi V DPRD Jawa Barat merespons desakan dari 34 organisasi kemasyarakatan, termasuk Penggiat Keluarga (GiGa) Indonesia, untuk segera membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Orientasi dan Perilaku Seksual Menyimpang (OPSM). Usulan tersebut muncul sebagai bentuk kekhawatiran masyarakat terhadap fenomena LGBT yang dinilai berdampak pada ketahanan keluarga.
‎
‎Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menunda pembahasan regulasi tersebut. Ia menyebut, langkah awal yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) agar usulan Perda OPSM dapat masuk dalam skala prioritas pembahasan pada akhir tahun 2026.
‎
‎“Ini menjadi perhatian serius kami. Aspirasi masyarakat sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti melalui mekanisme legislasi yang berlaku,” ujar Siti dalam keterangannya.
‎
‎Selain faktor sosial, urgensi pembentukan Perda OPSM juga dikaitkan dengan aspek kesehatan masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Indonesia diprediksi memiliki sekitar 564.000 Orang dengan HIV (ODHIV) pada tahun 2025. Jawa Barat sendiri termasuk dalam 11 provinsi prioritas dengan jumlah kasus tertinggi.
‎
‎Komisi V menilai, regulasi ini diharapkan dapat menjadi payung hukum yang kuat dalam mengatur berbagai aspek terkait perilaku seksual yang dianggap menyimpang, sekaligus sebagai upaya menekan laju penyebaran penyakit menular seksual.
‎
‎Meski demikian, wacana ini diperkirakan akan memunculkan berbagai pandangan dari sejumlah pihak, mengingat isu yang diatur bersinggungan dengan aspek sosial, kesehatan, hingga hak asasi manusia. DPRD Jawa Barat pun membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat guna memastikan kebijakan yang dihasilkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Reses DPRD Toba Dapil I, Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hambat Pembangunan Pertanian Dan Pariwisata
Sikap Toleransi Dapat Dicermati dengan Saling Menghargai, Menghormati, dan Menerima Segala Bentuk Perbedaan
ENAM FRAKSI DPRD HUMBAHAS SOROTI RAPBD TAHUN 2027
Jadilah Pemuda-Pemudi Indonesia Yang Gigih, Cerdas, Inovatif, dan Produktif
Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:31 WIB

Reses DPRD Toba Dapil I, Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hambat Pembangunan Pertanian Dan Pariwisata

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Sikap Toleransi Dapat Dicermati dengan Saling Menghargai, Menghormati, dan Menerima Segala Bentuk Perbedaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:50 WIB

ENAM FRAKSI DPRD HUMBAHAS SOROTI RAPBD TAHUN 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Jadilah Pemuda-Pemudi Indonesia Yang Gigih, Cerdas, Inovatif, dan Produktif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB