Polemik Akses Pers di DPRD Humbahas, SPRI Taput Angkat Bicara

- Redaktur

Jumat, 24 April 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Humbang Hasundutan, Sumut
Muncul polemik dugaan pembatasan akses peliputan serta sikap yang dinilai tidak etis terhadap insan pers di lingkungan DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sejumlah wartawan lokal bersama Ketua DPC SPRI Tapanuli Utara, Lamhot Silaban, ST, menyoroti peristiwa yang terjadi saat peliputan kegiatan atau rapat di gedung DPRD Humbahas.
Peristiwa tersebut terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, meski waktu kejadian tidak dijelaskan secara resmi. Rabu, 22/04/2026.

Dalam kejadian itu, wartawan disebut tidak dapat memasuki ruang rapat karena ruangan tertutup tanpa penjelasan resmi mengenai status rapat, apakah terbuka atau tertutup untuk umum.

Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan terkait transparansi lembaga legislatif dalam memberikan akses informasi kepada publik dan media.

Selain dugaan pembatasan akses, muncul pula respons singkat “Gas” dari salah satu anggota DPRD saat dimintai konfirmasi oleh wartawan.

Tak hanya itu, beredar dugaan adanya komunikasi lanjutan yang dinilai tidak pantas dan dianggap merendahkan profesi jurnalis, sehingga memicu reaksi dari kalangan pers.

Ketua DPC SPRI Tapanuli Utara, Lamhot Silaban, ST, mengecam dugaan tersebut dan meminta DPRD Humbahas memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.
Ia menegaskan, jika benar terjadi pembatasan akses tanpa dasar yang jelas serta sikap yang tidak menghormati profesi jurnalis, hal tersebut dapat mencederai prinsip keterbukaan informasi publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD Humbahas terkait polemik yang berkembang di masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : KB-061

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Untuk Menjaga Persatuan Serta Keutuhan NKRI
Berita ini 47 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru