Musrenbang Kecamatan Cibitung, Encun Sunarto : Sektor Infrastruktur Masih Mendominasi Usulan Kegiatan Yang Diajukan Oleh Desa di TA 2024

- Redaktur

Selasa, 21 Februari 2023 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Pemerintah Kecamatan Cibitung menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat Kecamatan Cibitung Tahun Anggaran 2024. Secara keseluruhan, Kecamatan Cibitung mengajukan sebanyak 865 usulan kegiatan di tahun depan.

Camat Cibitung, Encun Sunarto menjelaskan sektor infrastruktur masih mendominasi usulan kegiatan yang diajukan oleh desa melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Desa (Musrenbangdes).

“Secara garis besar perbaikan jalan menjadi usulan prioritas dari desa-desa dan kelurahan yang kondisinya sudah rusak, kemudian juga ada usulan terkait turap dan drainase yang juga menjadi usulan penting lainnya, serta rehab total jembatan di Perum Permata Regensi yang seringkali mengakibatkan sampah-sampah sungai menyangkut ditiangnya,” jelas Encun Sunarto, Senin 20/02/2023.

Musrenbang merupakan salah satu proses tahapan perencanaan pembangunan dengan tujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dari masyarakat.

Kecamatan Cibitung sendiri memiliki luas wilayah 4.530 hektar dengan jumlah penduduk sebanyak 201.921 jiwa yang tersebar di enam desa dan satu kelurahan. Oleh sebab itu, Musrenbang menjadi penting menentukan arah pembangunan skala prioritas di Kecamatan Cibitung.

“Selain jalan, di sektor pendidikan juga kita mendorong agar Pemkab Bekasi merealisasikan usulan pembangunan unit sekolah baru untuk SDN Wanajaya 06 karena saat ini menumpang di SDN Wanajaya 02, juga pembangunan SMPN 7 Cibitung, serta pembangunan ruang kelas baru untuk SMPN 8 Cibitung,” jelasnya.

Selain itu, dia juga menyebutkan kebutuhan penting lainnya adalah terkait akses jalan yang masuk dalam skala prioritas Desa Wanajaya dengan usulan agar dibangunnya jalan underpass di wilayah Desa Wanajaya yang bersinggungan langsung dengan jalur atau rel perlintasan kereta api.

“Iya setelah kita ekspose ternyata memang ini kebutuhan masyarakat yang sangat luar biasa terkait transportasi karena memang dari segi keamanan ada jalan pemotor yang harus ditutup, jadi akhirnya semua pengguna jalan melewati jalan utama sehingga kerap menimbulkan kemacetan. Saya berharap pemerintah daerah juga mengakomodir terkait pembangunan underpass tersebut,” katanya.

(W-016)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026
Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang
DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik
Wajah Baru Alun-Alun Kabupaten Bogor Jadi Kado Istimewa HJB ke-544
Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax
Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:24 WIB

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:45 WIB

DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax

Berita Terbaru