Foto : Bupati Tapteng dan Bupati Taput saat meninjau jalan penghubung dua kecamatan, Selasa (16/6/2026)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Memperlancar mobilisasi warga dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, bersama Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, meninjau jalan penghubung antara Kecamatan Pasaribu Tobing (Tapteng) dengan Kecamatan Parmonangan (Taput), Selasa (16/6/2026).
Pembangunan akses jalan yang selama ini dinilai sulit dilintasi tersebut menjadi prioritas kolaborasi kedua kepala daerah. Hal ini juga merespons aspirasi warga yang menantikan perbaikan infrastruktur jalan yang memadai.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah kabupaten dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Sumatera Utara, untuk menyambung akses Kecamatan Pasaribu Tobing dengan Kecamatan Parmonangan. Kolaborasi antara provinsi dan dua kabupaten ini kami harapkan dapat segera tuntas, sesuai harapan masyarakat,” kata Masinton.
“Kami berkomitmen membuka akses yang selama ini belum lancar. Seperti yang disampaikan masyarakat, mereka telah lama menantikan akses jalan yang layak setelah puluhan tahun,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengungkapkan, pembangunan jalan tersebut lahir dari kesepakatan kedua bupati, untuk memperjuangkan bantuan keuangan daerah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Pembangunan jalan ini merupakan kesepakatan kami berdua untuk menghadap Gubsu agar memberikan bantuan keuangan daerah. Gubernur memberikan perhatian penuh. Kami berharap proses pembangunannya segera terlaksana agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” jelas Jonius.
Bupati Taput menambahkan, terdapat tiga desa di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara yang kehidupan sosial-ekonominya sangat bergantung pada akses ke Kabupaten Tapanuli Tengah. Oleh karena itu, pembangunan jalan ini menjadi sangat vital bagi kelangsungan hidup masyarakat di perbatasan kedua kabupaten tersebut.
Proyek strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga di wilayah perbatasan, sekaligus menjadi simbol nyata hadirnya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar di pelosok daerah.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








