KOTA BEKASI || Sangkakala7.tv
Pengukuhan Pengurus Cabang IKO Kyokushin Kaikan Indonesia Kota Bekasi Periode 2023 – 2027, dilaksanakan di Dojo Melati Kecamatan Pondokmelati Kota Bekasi, pada hari Minggu Tanggal 19 Maret 2023.
Acara pengukuhan pengurus Cabang IKO Kyokushin Kaikan Indonesia dihadiri oleh Ketua Dewan Guru Shihan Dadang UB DAN VII Karate, dan Wakil Ketua 1 Pengurus Pusat Iko Kki Lucky MFZ.
Dalam sambutannya Waket 1 Lucky mengharapkan agar Pengurus Cabang IKO KKI Kota Bekasi bisa segera mulai bekerja untuk memperbanyak Dojo-dojo di Kota Bekasi, sehingga diharapkan bisa menambah atlet-atlet Karate yang berskala Nasional maupun Internasional. Selama ini kota Bekasi memang banyak menyumbang atllet di ivent nasional maupun internasional, “kata Lucky.
Ketua Dewan Guru Shihan Dadang UB dalam sambutannya menambahkan, bahwa PC IKO KKI Kota Bekasi diharapkapkan segera mempersiapkan pembentukan
Dojo-dojo baru dan mengintensifkan latihan bagi atlet-atlet yang akan dipersiapkan dalam ivent-ivent internasional maupun nasional, seperti kejuaraan
Regional Jabodetabek tahun 2023, dan Kejuaraan Dunia tahun 2024 mendatang.

DRS. H. R. ACHMAD ZULNAINI, S.H. M.Si, Ketua PC IKO KKI Kota Bekasi, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya semoga IKO KKI yg dinakodainya bisa semakin berkembang dan bisa mewujudkan program kerja organisasi yang diharapkan pengurus pusat, “ucapnya.
Lanjut Achmad Zulnaini, apalagi ivent-ivent yang disampaikan Ketua Dewan Guru direncanakan akan dilaksanakan di Kota Bekasi. Hal itu tentunya memerlukan persiapan yang matang agar perhelatan besar ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dalam waktu dekat pengurus cabang segera mengadakan rapat untuk membahas pelaksanaan berbagai ivent di Kota Bekasi, “ungkapnya.
Menjawab pertanyaan rekan pers tentang kapan berdirinya Kyokushin Kaikan, Ketua PC Kota Bekasi DRS. H. R. Achmad Zulnaini, S.H. M.Si menjelaskan, bahwa organisasi karate ini berdiri sejak 5 April 1995, dan merupakan Karate dengan aliran Full Contact Kumite yaitu tanpa pelindung, ” jelas Achmad Zulnaini.
(R-001)







