Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1

- Redaktur

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu Utara, Sumut || Sangkakala 7
Tangis haru keluarga pecah sambut kedatangan jenazah korban penganiayaan petugas pengawas dan keamanan PT. Agrinas Palma Nusantara Regional Satu, Desa Sukarame Baru, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dua dari empat pelaku merupakan oknum TNI yang di tugaskan di perusahaan BUMN tersebut, Kamis (18/6/2026)

Suasana duka isak tangis pecah saat peti jenazah korban di bawa ke rumah duka. Jeritan istri dan anak korban pecah saat melihat jenazah korban yang sudah tidak bernyawa.

Kepala Desa Sukarame Baru, Zaini, menyampaikan bahwa korban bukan mencuri, tapi hanya melintas di daerah tersebut
” Korban ini bukan sedang mencuri, beliau hanya melintas di daerah tersebut. Kejadian ini murni pembunuhan yang dilakukan pihak pengamanan PT. Agrinas Palma Nusantara yang mana dua orang merupakan oknum TNI, satu masih aktif sedangkan yang satu lagi sudah purnawirawan,” ucap Kades.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya mengucapkan turut berduka cita, pihak kepolisian akan bekerja profesional terkait kasus dugaan penganiayaan ini.

” Saya turut berduka cita atas peristiwa yang terjadi. Saat ini pihak kepolisian sedang bekerja melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penganiayaan ini,” ucap Kapolres Labuhanbatu.

Dimana sebelumnya, Diduga empat orang petugas pengawas dan keamanan PT. Agrinas Palma Nusantara Regional Satu, Desa Sukarame Baru, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, aniaya warga hingga tewas di tempat. Dua dari empat pelaku merupakan oknum TNI yang di tugaskan di perusahaan BUMN tersebut, Selasa (16/6/2026) malam

Peristiwa bermula saat korban sedang melintas bersama temannya didusun Lubuk Pinang, Desa Sukarame Baru yang merupakan daerah kawasan suaka alam sitaan Satgas PKH, tiba-tiba korban didatangi empat orang petugas pengawas dan pengamanan PT Agrinas, sehingga terjadi keributan yang berujung korban Luis David Hutabarat (32) dianiaya hingga korban tewas ditempat.

Facebook Comments Box

Penulis : KB-070

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru