Anggota DPR RI Ingatkan Walikota Pekalongan Agar Tidak Ada Kontroversi Terkait Perizinan Shalat Idul Fitri dan Fasilitasi Semua Madzhab

- Redaktur

Minggu, 16 April 2023 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN || Sangkakala7.tv
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Abdul Fikri Faqih, Anggota FPKS DPR RI, mengingatkan Walikota Pekalongan agar ke depan tidak terjadi kontroversi seperti yang beberapa waktu lalu sempat viral. Kontroversi tersebut adalah tidak diizinkannya permohonan penggunaan Lapangan Mataram Kota Pekalongan untuk Shalat Idul Fitri pada tanggal 21 April 2023 oleh Takmir Masjid Al Hikmah Podosugih yang merupakan amal usaha Muhammadiyah Kota Pekalongan.

“Ini tidak baik buat Pak Wali juga. Sebaiknya Walikota memfasilitasi semua madzhab. Bahkan kalau perlu di tempat yang sama untuk dua model yang berbeda,” ujar anggota dewan dari Jateng IX tersebut.

Fikri mendukung agar aspirasi PD Muhammadiyah untuk menyelenggarakan Shalat Idul Fitri di lapangan besar dapat terakomodasi. Fikri menambahkan, “Muhammadiyah ini kan ormas besar yang banyak sekali kontribusinya bagi bangsa. Sangat tidak layak jika aspirasi mereka diabaikan.

Sebelumnya, melalui surat yang beredar, Walikota Pekalongan, A. Afzan Arslan Djunaid menyampaikan bahwa Lapangan Mataram merupakan ikon pusat kegiatan Pemerintah Kota Pekalongan dan pihaknya akan menyelenggarakan Shalat Idul Fitri sesuai Keputusan Pemerintah Pusat terkait penetapan 1 Syawal 1444 H. Karenanya, pihaknya tidak dapat memfasilitasi permohonan penggunaan Lapangan Mataram untuk Shalat Idul Fitri pada 21 April 2023.

Fikri mengapresiasi karena akhirnya Walikota Pekalongan memfasilitasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri pada 21 April 2023 di 14 titik fasilitas umum. Hal tersebut merupakan hasil pertemuan PDM Kota Pekalongan dengan Walikota. Adapun pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang sedianya akan diselenggarakan di Lapangan Mataram akan dialihkan ke Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekalongan. “Semoga kontroversi semacam ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” pungkasnya.

(HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jadilah Pemuda-Pemudi Indonesia Yang Gigih, Cerdas, Inovatif, dan Produktif
Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Jadilah Pemuda-Pemudi Indonesia Yang Gigih, Cerdas, Inovatif, dan Produktif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Berita Terbaru