Warga Perum Pesona Viscany Gelar Aksi Ke Pihak Pengembang, Bangunan Retak dan Rawan Ambruk.

- Redaktur

Senin, 9 Oktober 2023 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Puluhan warga Perumahan Pesona Viscany, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi di depan pintu masuk perumahan dengan membentangkan tulisan rasa kekecewaannya pada pihak pengembang, karena membangun rumah di duga di bawah standar nasional Indonesia.

Dengan membentangkan tulisan rasa kekecewaan kepada pihak pengembang PT PJS (Propertindo Jaya Selamanya) yang di ketahui anak dari perusahaan Gred Grup (gemilang Riqki Efendi development), satu persatu warga berteriak mengungkapkan rasa kecewanya.

Kekecewaan warga memuncak saat rumah yang warga tempatinya ternyata bangunannya tidak standar nasional Indonesia, dimana tempat tinggal warga banyak yang mengalami retak bahkan salah satu rumah warga juga mengalami ambruk tepat di belakang rumah.

“ini bentuk rasa kecewa kami kepada pihak pengembang, kami yang membeli rumah komersial ternyata riil dan faktanya bangunannya jauh di bawah standar Indonesia” ketus Alphatihatul Hayatd, SM.,MM (29) yang merupakan Ketua RW 023.

Alphatihatul Hayatd menjelaskan, bahwa dari ratusan rumah yang berada di tempatnya, hampir semua bangunannya mengalami retak bahkan salah satu rumah warga juga tembok bangunannya ambruk.

Masih kata Alphatihatul Hayatd, tidak hanya retak, rumah yang di jual secara komersil ini tidak di fasilitasi Fasos dan Fasum, juga kami tidak mengetahui posisinya di mana, adapun sarana ibadah yang saat ini berdiri merupakan Tanah Wakap dari salah satu warga setempat.

“kami warga bener-benar sangat kecewa, terlebih di tempat kami juga tidak ada resapan air, di mana nantinya saat musim penghujan kemungkinan banjir akan terjadi, lihat saja saluran air di dalam perumahan juga jauh lebih tinggi dari kali yang berada tepat di depan pintu masuk perumahan, yang ada saat musim penghujan nanti air dari kali yang akan masuk ke dalam saluran air perumahannya” tegas Alphatihatul Hayatd dengan nada kecawa.

Di tempat yang sama ibu Lilis(42) wanita beranak dua yang sudah dua tahun menempati rumah tersebut, saat ini merasa resah karena bangunan miliknya mengalami retak yang sangat parah, yang tentunya akan menbahayakan untuk kedua anaknya yang masih kecil.

“saya sudah lapor pada pihak pengembang bukan di perbaiki secara permanen, malah hanya di tutup dengan gipsun,memang retaknya tertutup tapi tetap aja saya takut bila angin kencang bisa jadi tembok tersebut akan ambruk bahkan di kwatirkan menimpa kedua anaknya yang masih kecil”, ujar Lilis.

“Saya hanya tinggal bertiga dengan kedua anak saya, yang saya takutkan tembok ambruk di saat saya tidak ada di rumah, yang lebih di kwatirkan ambruk nya tembok tersebut akan menimpa kedua anaknya yang masih kecil”, tandes Lilis.

Tidak layaknya pembangunan rumah komersil di Perum Pesona Viscany, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, saat ini sudah sangat meresahkan warga, dan warga mengancam akan membuat laporan kepada yayasan lembaga konsumen Indonesia (YLKI), dengan kondisi bangunan perumahan yang di jual pengembang secara komersil.

(NHS).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Humbahas Imbau Masyarakat Waspada Kabut Asap

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:11 WIB