Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi

- Redaktur

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
‎SPBU Pertamina 34-16109 Warung Jambu menjadi sorotan setelah operasional pengisian BBM dihentikan sementara saat hujan mengguyur wilayah Kota Bogor. Sejumlah konsumen mengaku kecewa karena penghentian pelayanan dilakukan tanpa adanya pemberitahuan kepada pengendara yang telah mengantre cukup panjang. Senin, 22/06/2026.
‎
‎Berdasarkan ketentuan operasional SPBU secara umum, hujan biasa bukan merupakan alasan yang mewajibkan mesin atau dispenser BBM dimatikan. Penghentian operasional umumnya dilakukan apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti sambaran petir di sekitar lokasi, banjir yang mengancam instalasi, gangguan sistem kelistrikan, gangguan teknis, maupun keadaan darurat lainnya.
‎Rudi, seorang pengemudi ojek online yang berada di lokasi, mengaku kebingungan saat antrean tiba-tiba dihentikan.
‎
‎”Kami sudah antre panjang. Tidak ada pemberitahuan kepada konsumen kenapa pengisian dihentikan, sehingga pengendara bingung. Tiba-tiba petugas menghentikan pengisian,” ujarnya.
‎
‎Konsumen lainnya juga mengaku kecewa lantaran setelah operasional dihentikan, sebagian petugas langsung meninggalkan area dispenser tanpa memberikan penjelasan kepada para pengendara yang masih menunggu giliran.
‎
‎Saat ditemui wartawan, pengawas SPBU yang diketahui bernama Jamal menjelaskan bahwa penghentian operasional dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan.
‎
‎”Mesin di sini pernah mati akibat sambaran petir,” kata Jamal.
‎
‎Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pihak SPBU mengambil langkah antisipatif berdasarkan pengalaman gangguan yang pernah terjadi akibat cuaca ekstrem. Namun demikian, sejumlah konsumen berharap setiap penghentian operasional, meski dilakukan demi keselamatan, disertai penyampaian informasi yang jelas melalui pengeras suara atau pemberitahuan langsung kepada antrean kendaraan.
‎
‎Dengan adanya penjelasan kepada pelanggan, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman dan masyarakat dapat memahami bahwa penghentian sementara dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pekerja, konsumen, serta keandalan peralatan di SPBU.
‎
‎Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PT Pertamina Patra Niaga mengenai peristiwa tersebut maupun terkait prosedur operasional yang diterapkan di SPBU tersebut pada saat hujan disertai potensi sambaran petir.
‎

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru