Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Salurkan 755 Ribu Ton Beras Untuk Memenuhi Kebutuhan Beras Bagi Masyarakat

- Redaktur

Kamis, 7 Maret 2024 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Sebagai upaya menekan harga beras yang mengalami kenaikan harga, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan beras sebanyak 755 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan beras bagi warga Kabupaten Bekasi hingga saat ini.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yanti mengatakan, pendistribusian tersebut merupakan akumulasi secara keseluruhan yang tersebar kepada 70 distributor se-Kabupaten Bekasi, para pedagang, ritel, hingga menjangkau ke operasi pasar beras murah yang langsung menyentuh masyarakat.

Dia menambahkan, harga beras medium dipasaran saat ini menyentuh angka Rp 14.500 per kilogram, namun saat ini sudah mulai ada penurunan harga dipasaran.

“Sejauh ini sudah ada penurunan terhadap harga beras namun belum signifikan. Sebelum kita melaksanakan operasi pasar, untuk beras medium di Kabupaten Bekasi rata-rata di angka Rp 14.500, setelah kita melakukan operasi pasar itu sudah diangka Rp 13.000 walaupun belum turun secara signifikan tapi ini sudah mulai turun,” ujarnya pada Rabu (06/03/2024).

Dia menjelaskan, meskipun belum turun secara signifikan, namun pihaknya akan terus berupaya dalam mengontrol laju inflasi serta mengatasi kenaikan harga beras sesuai harga HET yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Jika harga beras masih tinggi, kami akan tetap membantu masyarakat melalui operasi pasar. Tapi jika seandainya harga beras sudah kembali ke harga HET, maka operasi pasar akan kami berhentikan agar supaya pedagang juga tidak rugi,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, operasi pasar beras akan tetap dilaksanakan pada bulan puasa di jam yang sama sesuai jadwal operasi yang ditetapkan. Ini dilakukan sebagai langkah strategis agar inflasi daerah dan harga beras tetap stabil di bulan ramadan.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perdagangan akan selalu hadir ditengah masyarakat baik bulan puasa atau tidak, pelayanan akan tetap ada,” tuturnya.

Selain itu, Helmi menyebut, stok beras SPHP di gudang Bulog Karawang masih tercukupi, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang dalam menyikapi fenomena kenaikan harga beras.

“Kami mengimbau masyarakat supaya tidak melakukan pembelian panik dan belanjalah seperlunya, karena stok beras masih cukup di gudang Bulog,” ungkapnya.

(ASP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sehari Setelah Puting Beliung, Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Ke Warga Sirisirisi
Pemkab Tapteng Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga
Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Toba Ikuti Program Jaksa Sahabat Pendidik
Sinergi Jaga Keutuhan NKRI, Wabup Tapteng Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI
Dinas Perikanan Kapuas Hulu Ikuti Rapat Pemutakhiran Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Tahun 2026
Penanganan Banjir Mela, Pemkab Tapteng Fokus Normalisasi Aliran Sungai
Sekdakab Tapteng Hadiri Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI
Pemkab Tapteng Pulihkan Fungsi Saluran Irigasi dan Normalisasi Sungai
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Sehari Setelah Puting Beliung, Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Ke Warga Sirisirisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Pemkab Tapteng Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Toba Ikuti Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Ikuti Rapat Pemutakhiran Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Tahun 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Penanganan Banjir Mela, Pemkab Tapteng Fokus Normalisasi Aliran Sungai

Berita Terbaru

Peristiwa

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:22 WIB