Opsar Gabungan Berakhir, Wabup Tetap Tugasi Camat dan Kades Pulau Pantau Wilayah Masing-Masing

- Redaktur

Jumat, 29 Maret 2024 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayar, Sulsel || Sangkakala7.tv
Instruksi disampaikan Wakil Bupati Selayar, Sulawesi Selatan, H. Saiful Arif, SH, kepada seluruh camat dan kepala desa di wilayah Kecamatan Takabonerate, Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Pasimarannu, serta Pasilambena untuk tetap memantau wilayah perairan laut masing masing dan mengantisipasi kemungkinan, masih akan adanya korban KM. Yuiee Jaya II yang mengapung dan terdampar ke pesisir pantai.

Kepada awak media, Jum’at (29-3) malam Wabup Saiful Arif menegaskan, Camat pulau yang diharapkan menugasi para kades di wilayahnya, bukan hanya Camat Taka Bonetate dan Camat Pasi Masunggu saja, tetapi semua camat di wilayah kepulauan, diminta menugasi kepala desa serta warga masyarakatnya masing – masing, untuk tetap memantau kawasan pantai dan perairan laut di wilayahnya sebagai antisipasi terhadap kemungkinan masih adanya korban laka laut KM. Yuiee Jaya II yang sementara terapung atau terdampar ke pesisir pantai.

Masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dan melapor ke aparat pemerintah desa, koramil, binsa, atau aparat kepolisian terdekat, tatkala mendapat informasi dan atau menjumpai hal yang mencurigakan, isyarat, dan tanda tanda terkait dengan hilangnya delapan belas orang pekerja, kapal naas KM. Yuiee Jaya II.

Wabup berharap seluruh jajaran pemerintah kecamatan, desa, hingga perangkat pemerintah dusun karena untuk mengharapkan pencarian lanjutan seperti sebelumnya, mungkin sudah agak susah untuk dilakukan.

Penegasan ini dikeluarkan wabup sejalan dengan berakhirnya operasi SAR pencarian dan penyelamatan korban oleh Basarnas dan Tim SAR gabungan.

Basarnas kata wabup telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai standar operating prosedur (SOP) yang ditandai dengan berakhirnya perpanjangan waktu opsar selama tiga hari.

Opsar telah dilaksanakan Basarnas bersama tim SAR gabungan selama kurang lebih sepuluh hari dan tidak lagi menemukan tanda tanda korban mengapung ataupun terdampar.

Bilapun masih ada temuan, korban hampir dipastikan meninggal dunia (MD), pungkas Wabup Saiful Arif.

(Fadly Syarif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026
Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang
DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik
Wajah Baru Alun-Alun Kabupaten Bogor Jadi Kado Istimewa HJB ke-544
Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax
Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:24 WIB

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:45 WIB

DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax

Berita Terbaru