BBM Genset Tidak Ada !!! RSUD Pendau Tambu Balaesang Gelap Gulita, Direktur RSUD di Bulan Juli hingga November 2023 Tercatat Hanya 3 Hari Kerja

- Redaktur

Rabu, 3 April 2024 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Donggala Moh. Rifani, S.Sos. M.Si, Prihatin dengan adanya kejadian seperti ini, dan sangat memalukan Rumah Sakit Besar RSUD ini tidak tersedia BBM.

Donggala, Sulteng || Sangkakala7.tv
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pendau Tambu Balaesang, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah sangat Prihatin dengan adanya kabar yang viral di medsos, bila Padam lampu listrik / mati lampu dan ada genset namun Bahan Bakar Minyak tidak tersedia alias tidak ada BBM, sehingga untuk mengobati pasien hanya menggunakan Senter handphone atau sebagai alat penerangan ruang rawat inap saat mati lampu, dari sumber berita yang tersebar dan Viral di sebuah vidio yang beredar di media sosial, demikian dikatakan Pj. Bupati Donggala Moh. Refani, S.Sos. M.Si kepada Awak Media Ini lewat WhatsApp Rabu, 3 April 2024.

Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani, S.Sos. M.Si, sangat prihatin dengan adanya kejadian seperti ini, sehingga sangat memalukan Rumah Sakit Besar RSUD ini tidak tersedia Bahan Bakar Minyak ( BBM ) dan menurut informasi yang di dapat, kejadian ini sering terjadi di RSUD Pendau Tambu, Balaesang, Donggala.

Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani, S.Sos, berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini, kepada Direktur RSUD Pendau Tambu untuk memperhatikan dengan sebaik-baik nya, Khususnya Kepada Kadis Kesehatan Donggala untuk memperhatikan dengan serius jangan sampai terulang kejadian seperti ini tegas Pj. Bupati Moh. Rifani, S.Sos. M.Si.

Menurut Informasi yang didapat kejadian ini sering terjadi di RSUD Pandau Tambu, dan Karena alasan tidak adanya ketersediaan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) Untuk Genset.

Bahkan sejumlah pegawai / staf RSUD Pendau Tambu Balaesang Donggala menanda tangani Surat Laporan yang ditujukan ke Pj. Bupati Donggala Moh.Rifani, S.Sos. M.Si mengenai kenerja Direktur RSUD Pendau Tambu Mohamad As’ad, SKM, M.Si.

Surat dengan Nomor 870/445 – 1384 / SP / RSUD / XII / 2023 yang ditujukan kepada Bupati Donggala, Tanggal 21 Desember 2023, berisi pengaduan mengenai kinerja Direktur RSUD Pendau Tambu, yaitu Mohamad As’ad, SKM, M.Si, hal itu di ungkapkan oleh salah satu sumber yang tidak mau di sebut namanya saat di konfirmasi ke media ini Rabu, 3 April 2024.

Dia (narasumber) menuturkan, Bahwa benar adanya puluhan pegawai, bahkan ada dokter spesialis mengobati pasien tiba-tiba mati lampu dan tidak tersedianya obat-obatan. Jadi pasien sendiri yang beli di luar, ada juga jasa para staf pegawai tidak merata pembagiannya bahkan di beda-bedakan, ujar salah satu pegawai yang tidak mau disebut namanya,

Lanjutnya mengatakan, Pertama itu, Direktur RSUD Pendau Tambu jarang sekali masuk kerja sejak pertama dilantik mungkin bisa dihitung berapa kali dia masuk Kantor itu pun kalau ada hal penting, dan memang itu betul biasa kalau mau dihidupkan mesin genset tapi solar tidak ada.

Pasein mengeluh dan marah-marah tidak ada air, sempat juga pasein tidak dapat makan alasan nya dari RSUD Pendau Tambu tidak ada uang untuk biaya makan.

Jadi kami berharap kepada Bapak Pj Bupati Donggala untuk Peremajaan Direktur atau Direktur RSUD Pendau segera mungkin di ganti, supaya kedepan nya RSUD Pendau Tambu akan lebih baik lagi manajemennya harap beberapa staf RSUD Pendau Tambu Balaesang Donggala diantaranya dari berbagai Bagian baik Gizi, UGD, Apotik, Perawat, Bidan, kepegawaian dan bahkan kalangan dokter RSUD Pendau Tambu dan bagian rekam Medik.

Sambungnya, ada enam (6) alasan terkait kenerja kepemimpinan Direktur RSUD Pendau Tambu yang di jelaskan dalam surat tersebut, mulai dari pelantikan hingga sampai ke serah terima jabatan Derektur RSUD Pendau Tambu lebih banyak mengendalikan urusan perkantoran dari rumah pribadi (Di Labuan).

Kehadiran Direktur RSUD Pendau Tambu dalam satu bulan dari bulan Juli hingga November 2023 tercatet hanya 3 (tiga) hari kerja. Setiap kali manajemen bertanya, kapan bisa masuk Kantor, selalu ada alasan bahwa banyak urusan di Donggala yang harus diselesaikan, ujar nya.

(Fitri)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026
Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang
DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik
Wajah Baru Alun-Alun Kabupaten Bogor Jadi Kado Istimewa HJB ke-544
Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax
Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:24 WIB

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:45 WIB

DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax

Berita Terbaru