Polisi Selidiki Aksi Nekat PD (58) Gantung Diri di Pohon Karet

- Redaktur

Senin, 29 April 2024 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI UTARA || Sangkakala7.tv
Kepolisian Sektor Garoga Polres Tapanuli Utara, masih melakukan penyelidikan atas peristiwa seorang bapak yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon karet.

Korban dalam peristiwa itu adalah Poltak Dongoran (58), kejadian pada Minggu, 28/4/2024 sekira pukul 7.15 wib, di dusun Buluh Payung Desa Garoga Sibargot, Kecamatan Garoga.

Hasil penyelidikan dan olah TKP kepolisian, korban di temukan tewas dengan gantung diri dipohon karet dengan menggunakan tali yang berjarak 20 meter di belakang rumahnya,” sebut kasi humas Polres Taput Aiptu W. Baringbing.

Pertama sekali menemukan korban gantung diri yaitu, Parlambas Pasaribu yang merupakan tetangga korban sendiri.

Saksi Parlambas Pasaribu menjelaskan, dirinya mengetahui kejadian itu saat berjalan hendak menuju rumah korban karena ada asap tebal di bagian dapur rumah korban.

Tujuannya hanya untuk memastikan asap apa yang sebenarnya terjadi, dimana saat itu korban dan istrinya belum terbangun.

Di perjalanan lalu melihat korban tergantung di pohon karet, atas hal itu lalu saksi dengan cepat melaju ke rumah korban.

Setelah tiba di rumah korban ternyata sudah ada adik perempuan korban yaitu Remse Dongoran (45) sedang mematikan api di dapur korban.

Sedangkan istri korban Erpida Hasibuan (52) saat itu masih sedang tidur di kamarnya, lalu saksi Remse membanguni istri korban untuk bersama-sama mematikan api.

Di saat bersamaan saksi Parlambas Pasaribu memberitahukan kalau korban tergantung di pohon karet.

Mendengar hal tersebut secara bersama-sama mereka bergegas melihat kejadian dengan tetangga lain berdatangan membantu untuk mematikan api di dapur korban untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Melihat bahwa korban sudah meninggal dengan posisi tergantung di pohon karet, dan Polisi pun tiba untuk olah TKP.

Setelah tiba di tempat kejadian Polisi memotong tali yang terikat di leher korban.

Hasil pemeriksaan di sekujur tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan atau luka.

Sedangkan tanda-tanda bunuh diri seperti cairan sperma masih menempel di celana dalam korban serta lidah keluar.

Walaupun demikian, petugas kepolisian tetap membawa mayat korban ke puskesmas untuk dilakukan visum luar.

Menurut keterangan tetangga saat di interogasi, selama ini korban dengan istrinya tidak ada masalah, hubungannya baik-baik saja juga dengan tetangga-tetangga yang lain.

Korban di kenal tetangganya selama ini adalah orang yang baik dan ramah.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui apa penyebabnya korban nekat melakukan bunuh diri.

(Tohap Simaremare)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB