Pelajar SLTA Asal Sibolga Tewas Tenggelam di Air Terjun Sampuran Nabudogor Tapteng

- Redaktur

Senin, 27 Mei 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Tim Basarnas bersama polisi dan warga mengevakuasi korban dari dasar sungai.(Sangkakala7.tv/Dzulfadli Tambunan)

Tapteng, Sumut || Sangkakala7.tv
Fahri Caniago (17), warga Kota Sibolga, meninggal dunia saat sedang mandi di air terjun Sampuran Nabudogor, Desa Aek Bottar, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (26/5/2024), sekira sekira pukul 16.00 WIB.

Pria muda yang masih mengenyam pendidikan di Kelas X SLTA ini, ditemukan di dasar sungai dalam kondisi tak bernyawa. Warga bersama teman-teman korban, langsung mengevakuasi menuju tepian sungai.

“Banyak mereka mandi-mandi disana. Entah gak tau berenang atau kek mana, korban tenggelam,” ujar Hombing, warga setempat, Senin (27/5/2024).

Cerita lain menyebutkan korban tenggelam akibat kakinya tersangkut di dasar sungai yang agak dalam. Warga yang mengetahui langsung menyelam dan menarik korban. Sayang, nyawa korban tidak tertolong.

Kepala Desa Aek Bottar, Suwardi Budialan Meha, saat di konfirmasi melalui sambungan seluler, membenarkan kejadian yang terjadi. Suwardi menyebutkan jika peristiwa tersebut telah ditangani pihak kepolisian.

“Benar, warga Sibolga bernama Fahri Caniago, meninggal tenggelam di air terjun. Basarnas Tapteng bersama personel Polsek Pandan turun ke lokasi membantu mengevakuasi korban dari dasar sungai,” beber Suwardi.

Sementara itu, Kapolsek Pandan, AKP Zulkarnain Pohan megungkapkan, berdasarkan hasil Visum et Repertum (Ver) Medis dan Unit Inafis Sat Reskrim, korban dinyatakan meninggal akibat tenggelam. Korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Korban meninggal akibat tenggelam. Tidak ada tanda tanda kekerasan ditemukan,” sebut Zurkarnain.

(Dzulfadli Tambunan)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB