Donggala, Sulteng || Sangkakala 7
Dalam Sosialisasi Kemitraan Antar Pelaku Usaha Mikro ( KAPUM) Untuk Meningkatkan Investasi Daerah Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah , demikian dikatakan Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani, S.Sos, M.Si, Kepada Awak Media Ini usai membuka secara resmi acara Sosialisasi Kemitraan Antar Pelaku Usaha Mikro di Hotel Zamrud Jl. Munif Rahman II No 09 Kota Palu, Senin, 22 Juli 2024.
Moh. Rifani, S.Sos. M.Si mengatakan, Realisasi Investasi di Kabupaten Donggala Tahun 2023 mengalami peningkatan sangat tinggi, dimana target Investasi sebesar 297 Milyar, capaian Realisasi mulai dari Bulan Januari S/ D Desember Tahun 2023 sebesar 1,2 Triliun, dan ini melebihi dari target yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. ujar Pj. Bupati Donggala Moh. Refani, S.Sos. M.Si.
Lanjut Bupati, Sehingga menempatkan Kabupaten Donggala masuk pada urutan ke- 4 (empat) dari 13 ( tiga belas ) Kabupaten se-Provinsi Sulawesi Tengah yang memperoleh Predikat terbaik dalam peningkatan Investasi Daerah.
Sedangkan target Investasi Tahun 2024 yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulteng, untuk Kabupaten Donggala sebesar 510 Milyar dengan capaian Realisasi mulai dari bulan Januari sampai dengan Juni, 264 Milyar atau 51, 32 %, hal ini menggambarkan bahwa realisasi Investasi Kabupaten Donggala akan terus meningkatkan dan InsyaAllah akan melebihi dari target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawsi Tengah ujar Moh. Rifani, S.Sos., M.Si.

Sektor Pariwisata merupakan sektor yang potensial untuk di kembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan asli Daerah, usaha memperbesar pendapatan asli Daerah, maka program pengembangan dan pendayagunaan Sumber Daya dan potensi Pariwisata Daerah diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Donggala harap Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani, S.Sos., M.Si.
Kemudian tutur Moh Rifani, sudah berbagai upaya untuk menarik Inveatasi ke Donggala secara terus menerus yang salah satunya ditargetkan melalui pengembangan kerja sama penanaman modal antar pelaku usaha investasi di sektor Pariwisata.
Hal ini Daerah dengan rencana program Gubernur kita sekarang H. Rusdy Mastusra dan Wakil Gubernur Sulteng Drs.H. Ma’mun Amir, di mana beliau melanjutkan dan meneruskan program pembangunan oleh pemerintah sebelumnya yakni membangun Sektor Wisata Pantai ( Sunset ) dengan melontarkan anggaran dalam membangun Jalan Lingkar mulai dari Tanjung Karang, Boneoge, Kulolu, Pantai Kaluku, Bonebula, sampai di pusat air laut Desa Towale yang menghubungkan dua Kecamatan yaitu Kecamatan Banawa dan Banawa Tengah.
Untuk itu juga di harapkan, kepada semua lapisan masyarakat agar berperan aktif dan meningkatkan sektor Wisata sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan Ekonomi kita kedepan kata Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani, S.Sos., M.Si.

Olehnya itu dalam sosialisasi ini kita mendiskusikan berbagai strategi, peluang dan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis mereka dan kita akan merumuskan langkah langkah kongkrit untuk memfasilitasi akses terhadap Modal Usaha meningkatkan kualitas produk dan layanan serta memperluas pasar dalam dan luar Daerah.
Kepada para pelaku Usaha Mikro yang hadir saya mengajak untuk bersama sama menyalur kemitraan yang solid, berbagi pengetahuan serta pemanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk saling mendukung dan memajukan Usaha masing masing.
Mari kita tingkatkan kopentesi, inovasi dan penerapan tehnologi agar ekonomi digital ini.
Kewajiban para pelaku usaha untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), yang berfungsi sebagai identitas hukum bagi pelaku usaha dan memastikan legitimasi serta kepercayaan dimata konsumen dan mitra bisnis.
Harapan pemerintah daerah kepada masyarakat sebagai pelaku usaha mikro yang belum memiliki legalitas izin usaha agar supaya sesegera mungkin mengurus kelengkapan dokumen dokumen tersebut dalam penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), karena melalui dampak yang segnifikan terhadap peningkatan investasi.
(Fitri)








