PEMKAB BEKASI PASTIKAN INFLASI TERKENDALI

- Redaktur

Selasa, 7 Januari 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri RI secara Virtual di Command Center, Diskominfosantik, Komplek Pemkab Bekasi pada Senin (06/01/2025).

Pada rapat tersebut juga hadir Pj Sekretaris Daerah Jaoharul Alam, jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi, sejumlah kajian inflasi daerah dilakukan.

“Berdasarkan rapat tersebut, inflasi di Kabupaten Bekasi masuk ke peringkat 9 dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat,” ujar Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam.

Peringkat tersebut, kata dia, masih dalam kategori aman terkendali. Kabupaten Bekasi tidak menjadi perhatian khusus pihak kementerian Dalam Negeri RI, terkait kondisi inflasi.

“Kabupaten Bekasi tingkat inflasinya di peringkat 9 di antara 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Bukan yang tertinggi,” tuturnya.

Hasil kajian, untuk wilayah Kabupaten Bekasi memiliki komponen pangan yang sangat berpengaruh terhadap inflasi. Pertama yakni beras, lalu bawang merah, bawang putih dan minyak goreng.

“Untuk komponen tersebut, stok aman,” katanya.

Sedangkan komponen lainnya, yakni cabai, Kabupaten Bekasi diarahkan untuk bekerjasama dengan daerah penghasil, salah satunya Garut.

“Kekurangan stok cabai, sehingga kita diperintahkan untuk bekerja sama dengan Kabupaten Garut yang memiliki kelebihan stok pangan cabai. Kita diminta untuk mengatur distribusinya sehingga stok kita bisa menekan laju inflasi,” tambahnya.

Dirinya menambahkan, saat ini ada kebijakan PPN barang mewah sebesar 12 %. Dalam hal ini, Jaoharul alam memastikan, bahwa kebijakan PPN tidak akan berimplikasi secara signifikan terhadap inflasi daerah, karena komponen pangan bukan yang termasuk dalam PPN barang mewah sebesar 12 %.

“Komponen-komponen inflasi tidak terkena PPN 12% seperti minyak, beras dan cabai. Sampai sejauh ini PPN tersebut belum berimplikasi secara signifikan terhadap inflasi daerah,” katanya.

Facebook Comments Box

Penulis : Asep

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Rakor Kesiapsiagaan Daerah Antisipasi Inflasi dan Dampak El Nino
Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Sinergi TNI dan Pemkab Humbahas, Fasilitas Air Bersih di Marshaling Area TP 955/HS Kini Dapat Dimanfaatkan Masyarakat
Kolaborasi Pemkab dan TNI Hijaukan Kawasan Bendungan Lau Simeme
Pemkab Deli Serdang Perkuat Sinergi dengan BNN Berantas Narkoba dari Pegunungan hingga Pesisir
Bupati dan Ketua TP PKK Hadir di Tengah Warga pada CFD Lubuk Pakam
Hari Jadi Kabupaten Bogor ke-544 Berlangsung Meriah, Helaran Budaya Raih Rekor MURI Permainan Musik
Revitalisasi Budaya Batak Toba di Era Digital, Bupati Deli Serdang Dorong Generasi Muda Jaga Jati Diri
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:59 WIB

Rakor Kesiapsiagaan Daerah Antisipasi Inflasi dan Dampak El Nino

Senin, 29 Juni 2026 - 23:55 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Senin, 29 Juni 2026 - 23:53 WIB

Sinergi TNI dan Pemkab Humbahas, Fasilitas Air Bersih di Marshaling Area TP 955/HS Kini Dapat Dimanfaatkan Masyarakat

Senin, 29 Juni 2026 - 23:50 WIB

Kolaborasi Pemkab dan TNI Hijaukan Kawasan Bendungan Lau Simeme

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Perkuat Sinergi dengan BNN Berantas Narkoba dari Pegunungan hingga Pesisir

Berita Terbaru

Pemerintahan

Rakor Kesiapsiagaan Daerah Antisipasi Inflasi dan Dampak El Nino

Senin, 29 Jun 2026 - 23:59 WIB

Pemerintahan

Kolaborasi Pemkab dan TNI Hijaukan Kawasan Bendungan Lau Simeme

Senin, 29 Jun 2026 - 23:50 WIB