Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) pada Senin, 20 Januari 2025, di aula kelurahan setempat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, termasuk Camat Cibitung Encun, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra Iwan Setiawan, Wakil Ketua III DPRD Budi MM dari Fraksi PKS, perwakilan kelurahan, sekolah, puskesmas, tokoh agama, tokoh pemuda, serta Babinsa dan Binmas.
Musrembang kali ini menyoroti permasalahan utama yang menjadi prioritas pembangunan Kelurahan Wanasari, di antaranya:
1. Rusaknya infrastruktur jalan, saluran air, dan jembatan.
2. Masalah penerangan jalan.
3. Banjir yang kerap melanda.
4. Sampah rumah tangga yang belum terkelola baik.
5. Kemacetan lalu lintas.

Camat Cibitung Encun menyampaikan bahwa usulan prioritas tahun 2026 meliputi peningkatan jalan utama, pembangunan drainase, pergantian jembatan yang tidak layak, serta penataan lingkungan di beberapa perumahan dan kampung.
“Perbaikan infrastruktur ini mendesak untuk mendukung kenyamanan warga dan mengurangi risiko banjir,” ujar Encun.
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Iwan Setiawan, menyampaikan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Wanasari. “Kami akan mengawal usulan ini agar masuk dalam anggaran 2026. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang merata,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Budi MM, Wakil Ketua III DPRD. Ia menegaskan pentingnya optimalisasi anggaran yang tersedia untuk mendukung pembangunan. “Anggaran Kabupaten Bekasi tahun 2025 sebesar Rp8,23 triliun harus dikelola dengan baik. Kami akan memastikan bahwa wilayah Cibitung, termasuk Wanasari, mendapatkan alokasi yang adil,” tegasnya.
Beberapa perwakilan masyarakat turut menyampaikan aspirasi. Kepala SDN 01 Wanasari meminta penambahan ruang kelas baru, renovasi gedung yang rusak sejak 1998, serta pembangunan mushola.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan penertiban pedagang kaki lima di sekitar sekolah dan penyediaan bank sampah untuk mengatasi penumpukan sampah di lapangan besar Wanasari.
Encun menutup Musrembang dengan menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahap pembangunan. “Semangat gotong royong harus terus dijaga. Dengan sinergi yang baik, pembangunan Desa Wanasari akan menjadi contoh bagi wilayah lain di Cibitung,” ujarnya.
Musrembang ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merealisasikan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan di Desa Wanasari.
Penulis : Nur Haris Sukarno
Editor : Priyatna








