2 Tokoh Batak Dukung Seruan Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T

- Redaktur

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TARUTUNG, TAPUT || Sangkakala 7
Perjuangan Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T yang menyerukan agar PT. Toba Pulp Lestari (TPL) ditutup, mendapat respons positif dari tokoh Batak.

Melalui akun media sosialnya yang diunggah pada Sabtu 10 Mei 2025 sore, Ephorus HKΒΡ Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T mengaku telah dihubungi oleh dua tokoh Batak.

Pdt. Victor Tinambunan, melalui unggahan di media sosialnya pada Sabtu (10/5/2025), menyampaikan bahwa kedua tokoh tersebut telah menyatakan dukungan penuh terhadap program-program pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang digagas HKBP.

Dukungan 2 Tokoh Batak ;
Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Dr Viktor Tinambunan menyampaikan: Bapak, Ibu dan Saudara yang sehati memperjuangkan yang baik. Di akhir pekan ini kita menerima kabar baik. Dua tokoh Batak yang kita banggakan menelepon saya.

Kemarin, Menteri Maruarar Sirait menelpon, menyambut positif pelestarian alam Tano Batak. Tadi pagi, Amang Jend.TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan juga menelpon, mengatakan dua hal yang baik kita kembangkan di Tano Batak:

1. Pertanian, tanaman muda dan tanaman keras berbuah. [Artinya, bukan ekaliptus].

2. Danau Toba yang terawat baik. Dengan demikian di samping danau memang harus terawat baik, turis mancanegara pun akan berdatangan. Kalau turis mancanegara berdatangan, perekonomian Tano Batak secara khusus akan lebih baik, Sabtu (10/05/2925).

LBP mengundang saya ke Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura (TSTH2) di Pollung.
Beliau berdua ada di antara yang sangat tepat menerjemahkan dan berusaha mewujudkan Asta Cita yang dicanangkan Bapak Prabowo, yang 2 dari Asta (delapan) Cita itu adalah:
Nomor 2 dari Asta Cita:
Salah satunya adalah “ekonomi hijau”. Ekonomi hijau adalah sistem ekonomi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia sambil menjaga atau meningkatkan kualitas lingkungan dan sumber daya alam.

Nomor 8 dari Asta Cita:
“Menekankan pentingnya menjaga harmoni antara lingkungan dan budaya”.

Facebook Comments Box

Penulis : Tohap Simaremare

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Tiang Lampu PJU Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkab Bogor
Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Bertahap, Nilai Bongkaran Capai Rp7,5 Miliar
PKL Menjamur di Sepanjang Lapangan Manunggal Bogor, Warga Pertanyakan Kinerja Satpol PP
Trotoar di Kawasan Suryakencana Kota Bogor Beralih Fungsi Jadi Parkiran Motor
Pentas Musik di Taman Ekspresi Bogor Dipadati Masyarakat
Bus Transportasi Massal Masih Jadi Pilihan Favorit Warga Kota Bogor
Penjualan Tanaman Hias Hiasi Jalan Pandu Raya, Tambah Keasrian Kota Bogor
Arti Tugu Pancakarsa, Ikon Cibinong Bogor yang Sarat Makna untuk Generasi Muda
Berita ini 191 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:15 WIB

Tiang Lampu PJU Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkab Bogor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:06 WIB

Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Bertahap, Nilai Bongkaran Capai Rp7,5 Miliar

Senin, 5 Januari 2026 - 22:20 WIB

PKL Menjamur di Sepanjang Lapangan Manunggal Bogor, Warga Pertanyakan Kinerja Satpol PP

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:41 WIB

Trotoar di Kawasan Suryakencana Kota Bogor Beralih Fungsi Jadi Parkiran Motor

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:42 WIB

Pentas Musik di Taman Ekspresi Bogor Dipadati Masyarakat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wakil Bupati Tapteng Lantik Dewan Hakim MTQ ke-51 Tahun 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:34 WIB

Pemerintahan

Presiden RI dan Bupati Humbahas Serahkan Bantuan Qurban

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:24 WIB