Forum Martabe Sigurs Melaksanakan Peringatan Kesaktian Pancasila di Komplek Tugu Monumen DI Panjaitan di Lumban Tor

- Redaktur

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Toba, Sumut || Sangkakala 7
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan serta wujud rasa cinta kepada Pahlawan Revolusi, mengenang gugurnya Pahlawan Revolusi Mayjend Anumerta DI Panjaitan, digelar Forum Martabe Sigurs (Sitorang Huta Gurgur Sekitarnya) di Komplek Tugu Monumen DI Panjaitan di Lumban Tor, Desa Natolu Tali, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, dengan Tema “Pahlawanku Teladanku”, mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Toba.

Acara peringatan gugurnya Tujuh Pahlawan Revolusi pada tanggal 30 September 1965, di antaranya Mayjend Anumerta DI Panjaitan, tanggal 1 Oktober di tetapkan sebagai hari Kesaktian Pancasila.

Wakil Bupati Toba Audy Murphy Sitorus Inspektur upacara,
bersama jajarannya meletakkan karangan bunga, dan penaburan bunga oleh jajaran dan tokoh masyarakat lainnya.

Pelaksanaan memperingati hari kesaktian Pancasila disertai dengan turunnya hujan rintik-rintik yang mencerminkan Ibu Pertiwi menangis atas wafatnya Tujuh Pahlawan Revolusi.

Kita wajib Mengenang Jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur.
Kita harus menunjukkan kepada masyarakat, umum masyarakat Indonesia, bahwa kita sangat menghargai Jasa Pahlawan Revolusi dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia secara khusus, Mempertahankan Ideologi Pancasila dari rongrongan Ideologi lain.

Suasana rintik hujan tidak mengurangi jalan nya acara berlangsung. Usai acara tabur bunga Wakil Bupati Toba menyampaikan, bahwa Lahirnya Mayjend DI Panjaitan di Kecamatan Silaen menjadi kebanggan bagi seluruh masyarakat Toba, khususnya masyarakat Kecamatan Silaen.

Acara berlanjut meninjau Galeri di dalam Komplek Monumen DI Panjaitan, yang di iringi dengan pertunjukan Fraghmen/Turi-turian perjalanan kehidupan seorang Mayjend DI Panjaitan dari masa kecilnya hingga remaja dan menjadi seorang Tentara (Militer) sampai berumah tangga menikahi seorang wanita Boru Tambunan, hingga terjadinya Gerakan Revolusi Thn 1965.

Acara di isi dengan tarian/tortor peperangan, yg di bawakan oleh Sanggar Mangampu. Acara juga di isi pembacaan Puisi oleh Budayawan dan Sastrawan Tansiswo Siagian.

Ketua pelaksana kegiatan yang juga Bendahara Formasi Martabe Sigurs, Janner Sitorus, menyampaikan harapannya, agar kedepannya setiap kegiatan yang positif untuk pembangunan Daerah Kabupaten Toba dapat dilaksanakan dengan Sinergi antara semua pihak.

Kedepannya mari kita terus bersama-sama bersinergi untuk membangun Kabupaten Toba ini, kata Janner Sitorus yang juga Anggota DPRD Toba.

Kata sambutan juga disampaikan oleh Camat Silaen Tumpal Panjaitan yang berterimakasih kepada keluarga besar dari Mayjend DI Panjaitan yang diwakili oleh ibu Artha Siagian, kepada para OPD Kecamatan Silaen, Kepala Desa yang ada di seluruh Kecamatan Silaen, Guru-guru SD, SMP Silaen dan siswa-siswi, SD, SMP Silaen.

Acara ini di hadiri oleh Wakil Bupati Toba Drs Audy Murphy Sitorus SH, beserta ibu, Kapolres Toba AKBP Vijei Paparaga, SIK., SH bersama ibu, Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan, Kadis Pariwisata Rusty Hutapea Mpd, Kasdim diwakili, Forkopimda, Danramil Silaen berserta personil, Kapolsek Silaen Manurung, Tokoh masyarakat, Insan PERS, Dinas Kesehatan, Muspika Kecamatan Silaen dan masyarakat umum.

Kata sambutan penutup dari Ibu Artha mewakili keluarga Mayjend DI Panjaitan, menyampaikan rasa terima kasih nya atas kehadiran dari Pemkab Toba, Kepolisian, TNI, element masyarakat dan pemerintahan Kecamatan Silaen yang memberikan apresiasinya berjalannya acara ini dengan lancar. di Lumban Tor Desa Natolutali Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba 1 Oktober 2025.
Horas !!!

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Tiang Lampu PJU Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkab Bogor
Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Bertahap, Nilai Bongkaran Capai Rp7,5 Miliar
PKL Menjamur di Sepanjang Lapangan Manunggal Bogor, Warga Pertanyakan Kinerja Satpol PP
Trotoar di Kawasan Suryakencana Kota Bogor Beralih Fungsi Jadi Parkiran Motor
Pentas Musik di Taman Ekspresi Bogor Dipadati Masyarakat
Bus Transportasi Massal Masih Jadi Pilihan Favorit Warga Kota Bogor
Penjualan Tanaman Hias Hiasi Jalan Pandu Raya, Tambah Keasrian Kota Bogor
Arti Tugu Pancakarsa, Ikon Cibinong Bogor yang Sarat Makna untuk Generasi Muda
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:15 WIB

Tiang Lampu PJU Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkab Bogor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:06 WIB

Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Bertahap, Nilai Bongkaran Capai Rp7,5 Miliar

Senin, 5 Januari 2026 - 22:20 WIB

PKL Menjamur di Sepanjang Lapangan Manunggal Bogor, Warga Pertanyakan Kinerja Satpol PP

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:41 WIB

Trotoar di Kawasan Suryakencana Kota Bogor Beralih Fungsi Jadi Parkiran Motor

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:42 WIB

Pentas Musik di Taman Ekspresi Bogor Dipadati Masyarakat

Berita Terbaru