Kerukunan Umat Beragama Saling Menjaga Akhlak dan Keharmonisan, Tercipta Toleransi Yang Kuat di Bawah Bhineka Tunggal Ika

- Redaktur

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
H. Irpan Haeroni, SM, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Untuk membangun suatu daerah dibutuhkan sinergi antara pemerintah, legislative, masyarakat dan stakeholder lain. Gubernur tidak bisa bekerja sendirian, oleh karena itu perlu bergandeng tangan dengan berbagai pihak.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni, SM mengatakan, pentingnya 4 pilar kebangsaan, untuk memperkuat toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpa toleransi yang tinggi tidak akan terbangun kedamaian dan keamanan di semua sektor. Maka penting menjaga toleransi dalam segala aspek kehidupan.

Pemahaman agama yang sempit berdampak pada menjamurnya paham radikalisme dan sikap intoleran yang ada di Indonesia.

H. Irpan Haeroni, SM, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jabar Dapil IX Kabupaten Bekasi, saat ditemui di rumah kediamannya menegaskan, minimnya pemahaman yang benar terhadap agama di kalangan masyarakat menjadi salah satu faktor tumbuhnya paham radikalisme dan sikap intoleran tersebut, Kamis (11/12/2025)

Dia berharap umat Islam terus menjaga kesholehan dan memiliki hubungan yang baik dengan agama lain. Hal itu sangat penting mengingat Indonesia penuh dengan keberagaman. Jika keharmonisan terjaga, maka umat beragama akan semakin paham dengan nilai-nilai agama yang diyakini, sehingga terciptalah toleransi yang kuat di bawah Bhineka Tunggal Ika.

“Kerukunan berbangsa bernegara itu penting, sehingga umat beragama saling menjaga akhlak dan keharmonisan bisa terjaga, beragama pun sangat berkualitas,” katanya.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:26 WIB

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB