Bogor, Jabar || Sangkakala 7 Minat masyarakat terhadap pembelian hunian di Kota dan Kabupaten Bogor mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu faktor utama yang mendorong tren ini adalah kebutuhan pembeli akan rumah yang memiliki akses strategis, khususnya dekat dengan pintu tol dan stasiun kereta api. Selasa, 16/12/2025.
Salah satu pengembang properti PT. Sentrum Properti Indonesia di wilayah Bogor mencatat, mayoritas calon pembeli kini lebih selektif dalam memilih lokasi. Hunian yang berjarak dekat dengan pintu tol dinilai memudahkan mobilitas menuju Jakarta dan kota penyangga lainnya, sementara akses ke stasiun kereta api menjadi solusi efisien bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi publik untuk aktivitas harian, ujar Miswan Faiq.

“Saat ini pembeli tidak hanya melihat harga dan desain rumah, tetapi juga konektivitas. Rumah dekat tol dan stasiun menjadi prioritas karena menghemat waktu tempuh dan biaya perjalanan,” ujar David salah satu agen properti di Bogor.
Peningkatan minat ini juga dipengaruhi oleh perubahan pola kerja dan gaya hidup masyarakat urban. Banyak pekerja memilih tinggal di Bogor untuk mendapatkan lingkungan yang lebih nyaman, namun tetap membutuhkan akses transportasi yang cepat dan mudah ke pusat aktivitas ekonomi ada beberapa hunian yang berdekatan dengan akses tol dan kereta api seperti Puri Kintamani, Nangerang Residence, Dahlia Kirana Residence, New Town Cibinong, Kemang Mandira merupakan salah satu alternatif pihan saat ini.

Dengan tingginya permintaan tersebut, kawasan-kawasan hunian yang terintegrasi dengan akses tol dan transportasi massal diprediksi akan terus berkembang dan menjadi primadona pasar properti di Bogor dalam waktu mendatang.
Penulis : Heri








