Pedagang Kaki Lima Nekat Berjualan di Jembatan Universitas Pakuan, Lalu Lintas Kembali Macet ‎

- Redaktur

Selasa, 30 Desember 2025 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) kembali nekat berjualan di atas Jembatan Universitas Pakuan, Kota Bogor, meskipun lokasi tersebut telah dilarang untuk aktivitas berdagang. Keberadaan PKL di kawasan tersebut kembali menimbulkan kemacetan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Senin, 29/12/2025.

‎Sebelumnya, pemerintah setempat telah melakukan penertiban dengan menempatkan pot-pot tanaman di sepanjang jembatan sebagai upaya pencegahan agar area tersebut tidak lagi digunakan untuk berjualan. Namun, langkah tersebut dinilai belum efektif. Para pedagang justru memindahkan dan menggeser pot tanaman agar tetap bisa membuka lapak.

‎Akibatnya, badan jalan kembali menyempit karena dipenuhi lapak dan kendaraan pembeli yang berhenti sembarangan. Kondisi ini membuat arus kendaraan tersendat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama yang padat dilalui.

‎Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan situasi tersebut dan berharap adanya penertiban yang lebih tegas. Warga menilai larangan sudah jelas, namun masih diabaikan oleh oknum pedagang demi kepentingan ekonomi pribadi tanpa memperhatikan kepentingan umum.

‎Masyarakat meminta pemerintah daerah dan aparat terkait untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan solusi penataan yang adil, agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di kawasan Jembatan Universitas Pakuan.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil
Festival Merah Putih“Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor
Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi, Bupati Toba Minta Budidaya Dievaluasi
*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*
Pemkab Bekasi Tata Pasar Cikarang Secara Bertahap, Guna Mendorong Peningkatan Aktivitas Perekonomian
Semarak Hari Koperasi, 200 UMKM Terbaik Meriahkan Bazar Produk Unggulan
Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm, Industri Non-Tambang Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal
MASPEKAL Perkuat Perjuangan Petani Kopi Arabika Lintong
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WIB

Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Festival Merah Putih“Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi, Bupati Toba Minta Budidaya Dievaluasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:30 WIB

*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WIB

Pemkab Bekasi Tata Pasar Cikarang Secara Bertahap, Guna Mendorong Peningkatan Aktivitas Perekonomian

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB