Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) kembali nekat berjualan di atas Jembatan Universitas Pakuan, Kota Bogor, meskipun lokasi tersebut telah dilarang untuk aktivitas berdagang. Keberadaan PKL di kawasan tersebut kembali menimbulkan kemacetan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Senin, 29/12/2025.
Sebelumnya, pemerintah setempat telah melakukan penertiban dengan menempatkan pot-pot tanaman di sepanjang jembatan sebagai upaya pencegahan agar area tersebut tidak lagi digunakan untuk berjualan. Namun, langkah tersebut dinilai belum efektif. Para pedagang justru memindahkan dan menggeser pot tanaman agar tetap bisa membuka lapak.
Akibatnya, badan jalan kembali menyempit karena dipenuhi lapak dan kendaraan pembeli yang berhenti sembarangan. Kondisi ini membuat arus kendaraan tersendat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama yang padat dilalui.
Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan situasi tersebut dan berharap adanya penertiban yang lebih tegas. Warga menilai larangan sudah jelas, namun masih diabaikan oleh oknum pedagang demi kepentingan ekonomi pribadi tanpa memperhatikan kepentingan umum.
Masyarakat meminta pemerintah daerah dan aparat terkait untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan solusi penataan yang adil, agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di kawasan Jembatan Universitas Pakuan.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








