BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Kawasan Gunung Kapur Ciampea di Kabupaten Bogor bukan hanya dikenal sebagai wilayah tambang batu kapur, tetapi juga menyimpan jejak sejarah panjang sejak masa kolonial Belanda. Gunung kapur yang membentang di Kecamatan Ciampea ini telah menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi dan pembangunan sejak awal abad ke-20. Senin,05/01/2026.
Berdasarkan catatan sejarah dan penuturan warga setempat, eksploitasi batu kapur di kawasan Ciampea sudah dimulai pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Saat itu, batu kapur menjadi salah satu bahan utama untuk pembangunan infrastruktur kolonial, seperti gedung pemerintahan, jembatan, hingga jalur kereta api di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Penambangan pada masa Belanda dilakukan secara manual dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Sistem kerja paksa atau kerja rodi disebut-sebut pernah diterapkan, meski tidak terdokumentasi secara resmi. Bekas lubang tambang dan jalur pengangkutan sederhana yang masih terlihat hingga kini menjadi saksi bisu aktivitas tersebut.
Selain sebagai lokasi tambang, kawasan Gunung Kapur Ciampea juga diyakini memiliki nilai strategis pada masa kolonial. Letaknya yang tidak jauh dari pusat Kota Bogor memudahkan distribusi hasil tambang ke berbagai wilayah. Batu kapur dari Ciampea dikenal memiliki kualitas cukup baik untuk bahan bangunan.
Pasca kemerdekaan, aktivitas penambangan terus berlanjut dan dikelola oleh berbagai pihak, baik perusahaan maupun masyarakat. Namun, eksploitasi yang berlangsung selama puluhan tahun turut menimbulkan dampak lingkungan, seperti perubahan bentang alam, debu, serta berkurangnya kawasan hijau di sekitar gunung.
Kini, Gunung Kapur Ciampea tidak hanya dipandang sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai situs yang memiliki nilai sejarah. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati sejarah mendorong agar kawasan ini mendapat perhatian lebih, baik dari sisi pelestarian lingkungan maupun pendokumentasian sejarah masa kolonial yang pernah terjadi di dalamnya.
“Gunung Kapur Ciampea ini bukan sekadar tambang, tapi bagian dari sejarah Bogor. Generasi muda perlu tahu bahwa tempat ini punya cerita panjang sejak zaman Belanda,” ujar salah satu warga setempat.
Upaya pelestarian dan penataan kawasan dinilai penting agar Gunung Kapur Ciampea dapat menjadi warisan sejarah yang tetap lestari, sekaligus memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








