Tanggul Kali Bodri Rawan Jebol, Polsek Patebon Pasang Garis Polisi

- Redaktur

Senin, 26 Januari 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, JATENG || Sangkakala 7
Polsek Patebon bersama Pemerintah Desa Lanji memasang garis police line dan papan peringatan “Awas Bahaya” di tanggul Kali Bodri, Dukuh Pilang, Desa Lanji, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Senin (26/1/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya pengamanan lokasi tanggul yang terkikis dan dinilai rawan jebol akibat tingginya debit air sungai.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Patebon AKP Rozikin, S.H., M.H., dan dihadiri Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Kendal IPTU Deny Herawan beserta anggota, personel Polsek Patebon, Kepala Desa Lanji Zarkasi, Ketua BPD Desa Lanji Ali Rosidin, serta perangkat desa setempat.

Kepala Desa Lanji Bapak Zarkasi mengatakan bahwa tanggul kali bodri itu mulai longsor karena debit air sungai naik 250cm akibat hujan sepekan terakhir, yang di takutkan debit air sungai bodri naik hingga 250cm tanggul jebol dan air meluap ke pemukiman warna desa lanji, desa donosari, margosari, tambakrejo, dan jambearum. Harapannya pemkab kendal melalui dinas terkait melakukan pengurukan di lokasi tanggul lonsor tersebut.

Pemasangan police line dilakukan di sepanjang tanggul Kali Bodri yang mengalami erosi akibat derasnya aliran sungai. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan warga sekitar, terutama saat curah hujan tinggi yang menyebabkan kenaikan debit air sungai.

Kapolsek Patebon AKP Rozikin mengatakan, pemasangan garis polisi dan papan peringatan bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di sekitar tanggul.

“Kami memasang police line dan peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati serta tidak beraktivitas terlalu dekat dengan tanggul. Saat ini curah hujan cukup tinggi dan debit air Kali Bodri sering meningkat, sehingga risiko tanggul jebol perlu diantisipasi sejak dini,” ujar AKP Rozikin di lokasi kegiatan.

Selain pemasangan tanda peringatan, petugas kepolisian juga memberikan imbauan kepada warga agar selalu memantau perkembangan kondisi sungai dan segera melapor kepada aparat apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Patebon menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di wilayah sekitar Kali Bodri.

Facebook Comments Box

Penulis : Hartadi

Editor : Priyatna

Berita Terkait

*Patroli Blue Light Sat Samapta Polres Touna Jaga Kamtibmas di Ruang Publik*
Kapolres Donggala Hadiri Peresmian Konservasi Penyu dan Pelepasan Tukik Penyu di Pantai Mapane Tambu
KRYD Polres Humbahas, Wujud Nyata Polisi Hadir untuk Masyarakat
Razia Besar-besaran di Bogor! Pengendara Nekat Tanpa Surat Tak Bisa Lolos dari Polisi
Awas! Kendaraan Menunggak Pajak Jadi Target Pemeriksaan P3DW Kabupaten Bogor di Simpang Sentul ‎
Dampak Distribusi BBM Terganggu, Polisi Atur Lalu Lintas di SPBU Humbahas
Hari Pertama Masuk Sekolah, Satlantas Polres Humbahas Siaga Atur Lalu Lintas dan Bantu Pelajar Menyeberang
SPKT Polres Tojo Una-Una Maksimalkan Pelayanan Kepolisian kepada Masyarakat
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:57 WIB

*Patroli Blue Light Sat Samapta Polres Touna Jaga Kamtibmas di Ruang Publik*

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:17 WIB

KRYD Polres Humbahas, Wujud Nyata Polisi Hadir untuk Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:23 WIB

Razia Besar-besaran di Bogor! Pengendara Nekat Tanpa Surat Tak Bisa Lolos dari Polisi

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:22 WIB

Awas! Kendaraan Menunggak Pajak Jadi Target Pemeriksaan P3DW Kabupaten Bogor di Simpang Sentul ‎

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:19 WIB

Dampak Distribusi BBM Terganggu, Polisi Atur Lalu Lintas di SPBU Humbahas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekdakab Tapteng Resmikan Pipanisasi Air Bersih Sitahuis

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:18 WIB