Foto : Penanaman pohon d wilayah rawan bencana, Jumat (18/9/2026). (Sangkakala 7/ist).
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bersama masyarakat, menggelar kegiatan olahraga bersama dan penanaman pohon, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang merupakan wujud komitmen menjaga kesehatan jasmani, sekaligus merawat kelestarian lingkungan, dilaksanakan di halaman sekolah darurat SD Hutananolon 2, dan Lingkungan IV Kelurahan Hutananolon.
Kegiatan diawali dengan senam jasmani bersama yang melibatkan ASN Pemkab Tapteng dan warga setempat. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 500 pohon produktif yang terdiri dari pohon aren, petai, dan jengkol, di kawasan yang sebelumnya terdampak bencana alam.
Sekdakab Tapteng, Binsar TH Sitanggang menegaskan, aksi penanaman pohon tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Tapteng, dalam menjaga kelestarian alam serta mitigasi bencana di Tapanuli Tengah.
“Daerah Hutanabolon merupakan wilayah yang rawan longsor, maka kita tanam tanaman-tanaman yang produktif. Tujuannya agar lahan-lahan yang tergerus dan kosong bisa tumbuh kembali, serta ekosistemnya bisa pulih seperti sedia kala,” ujar Binsar.
Binsar juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat, agar terus menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari alih fungsi lahan yang tidak sesuai peruntukannya, seperti menanam kelapa sawit di wilayah perbukitan.
“Kita imbau agar semua pihak berhenti merusak hutan, demi masa depan anak cucu di Tapanuli Tengah,” tukasnya.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna










