Foto : Bupati Masinton Pasaribu, mengikuti acara peresmian huntara secara virtual dari Asrama Haji Pinangsori, Kamis (5/2/2026). Sangkakala 7/ist).
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meresmikan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana ekologis secara virtual, Kamis (5/2/2026)
Acara yang dipusatkan di lapangan bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, ini diikuti oleh kabupaten terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh.
Peresmian juga dirangkai dengan penyerahan secara simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk warga yang terkena bencana.
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, mengikuti acara peresmian dari lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) di Asrama Haji Pinangsori, Kecamatan Pinangsori.
Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan, peresmian huntara sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan masyarakat pascabencana alam.
“Huntara ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang, sehingga tidak dapat lagi di tempati. Penyediaan huntara merupakan bagian dari skema perlindungan dasar agar warga tidak terlalu lama tinggal di tenda pengungsian,” ujar Mendagri.
Tito menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh warga terdampak bencana mendapatkan tempat tinggal layak, selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.
“Pengungsi berangsur-angsur berkurang sampai ke angka 106 ribu. Melalui kerja keras, kita melihat hasil yang cukup baik saat ini,” imbuhnya.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyampaikan, Pemprovsu fokus untuk men-support program-program kegiatan-kegiatan yang dilakukan Satgas bencana.
“Ada huntap dan huntara. Kalau area lahannya belum bisa dibebaskan, kita siap membebaskan melalui uang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” janji Bobby.
Bobby menargetkan, memasuki bulan Suci Ramadhan tidak ada lagi warga yang tinggal di posko-posko pengungsian.
“Ini target kami. Ketika masuk bulan puasa, posko pengungsian di Sumatera Utara harus nol,” sebutnya.
Sementara itu, Bupati Masinton Pasaribu mengatakan, sebagian pengungsi di tenda pengungsian sudah dipindahkan ke huntara di Pinangsori Rusunawa Pandan, dan Tukka, yang merupakan inisiatif dari Pemkab Tapteng.
Masinton juga menjelaskan, Pemkab Tapteng terus mengejar pengumpulan data by name by address, sehingga data akurat dan tidak tumpang tindih. Tujuannya agar masyarakat cepat mendapatkan stimulan dari pemerintah atas bencana yang menimpa.
Berikut kabupaten yang mengikuti
acara peresmikan huntara secara virtual, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tanah Datar, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Timur, dan Tapanuli Tengah.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








