Tapanuli Utara, Sumut || Sangkakala 7
Kabupaten kecil yang indah dengan potensi besar, Tapanuli Utara kini mulai berbenah secara terencana. Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) menekankan pentingnya Master Plan (Rencana Induk Pembangunan) sebagai fondasi utama untuk menata arah pembangunan Taput dalam jangka 5 hingga 25 tahun ke depan.
Langkah strategis ini diawali dengan membangun pemahaman bersama agar seluruh pemangku kepentingan memiliki gambaran yang sama mengenai masa depan pembangunan Tapanuli Utara yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Rencana Induk (Master Plan) merupakan dokumen perencanaan strategis jangka panjang yang berfungsi sebagai panduan utama dalam pengembangan wilayah, pertumbuhan ekonomi, kebijakan pembangunan, serta pengelolaan sumber daya secara terpadu.
Dengan adanya Master Plan, pembangunan tidak lagi berjalan parsial, melainkan terstruktur, terukur, dan berkesinambungan, sejalan dengan kebijakan provinsi, nasional, hingga internasional.
Pertemuan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald A. Simanjuntak, SY, M.T., D.Min., IPU, ASEAN Eng, Pengurus LPJK Kementerian Pekerjaan Umum RI sekaligus Guru Besar Manajemen Proyek Konstruksi.
Prof. Manlian menjelaskan bahwa Master Plan menjadi alat penting untuk menyelaraskan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional,mengoptimalkan penggunaan APBD, membuka peluang investasi skala nasional dan internasional,memastikan pembangunan berorientasi jangka panjang.
“Rencana induk ini akan sangat mendukung APBD kita di segala bidang.
Pembangunan Tapanuli Utara akan langsung terintegrasi dengan provinsi, nasional, hingga internasional. Kami juga akan menggiring investor internasional ke Taput,” ujar Prof. Manlian.
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa tanpa perencanaan induk yang kuat, pembangunan daerah akan berjalan lambat jika hanya mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Melalui Rencana Induk ini, saya yakin capaian pembangunan Tapanuli Utara akan sangat pesat. Jika hanya mengandalkan kemampuan daerah, PAD kita akan sangat lambat. Namun dengan sistem terintegrasi ini, kita bisa mencapai cita-cita bersama,” tegas Bupati JTP.
Pertemuan pemahaman bersama terkait Master Plan ini dilaksanakan di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, pada Jumat (06/02/2026), dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.
Dengan langkah awal menyusun Master Plan Pembangunan Terpadu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan komitmen kuat dalam membangun daerah secara visioner, terarah, dan berdaya saing global.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








