Gelar Buka Bersama, Pemkab Tapteng Santuni Anak Yatim dan Serahkan Bantuan Rumah Ibadah

- Redaktur

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan sambutan dalam acara buka puasa bersama yang digelar Pemkab Tapteng, Kamis (12/3/2026).

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar buka puasa bersama, di halaman Kantor Bupati Tapteng, Kamis (12/3/2026).

Buka puasa bersama dirangkai dengan penyantunan anak yatim dan penyerahan bantuan untuk 16 masjid yang terdampak bencana alam. Bantuan bersumber dari Biro Kesra Provinsi Sumatera Utara.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu mengatakan, sebagai rangkaian ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijiriah, Pemkab Tapteng melaksanakan buka bersama, sebagai jalinan silaturrahim dan meningkatkan tali persaudaraan.

“Buka puasa bersama pada saat ini masih dalam situasi kebencanaan. Kita menjalani ibadah dalam proses transisi darurat menuju pemulihan kebencanaan. Mari kita sama-sama memulihkan Tapteng ini,” kata Masinton.

Bupati mengungkapkan, proses pemulihan membutuhkan waktu. Kekuatan gotong royong menjadi modal untuk pulih lebih cepat. Ketika satu terkena bencana, yang lainnya ikut merasakan.

Hal ini ditandai dengan bantuan yang datang dari berbagai daerah dan berbagai keorganisasian. Dari organisasi keagamaan, kepemudaan, NGO, pemerintah lintas kementerian, TNI, Polri, Basarnas, BNPB, semuanya datang membantu Tapteng.

“Dari luar saja datang membantu. Untuk itu, saya mengajak agar kita saling mendukung, kompak dalam kebersamaan,” tukas Bupati Tapteng.

Ia juga meminta agar momen bencana dimanfaatkan untuk membangun. Bukan hanya sekedar memulihkan, tetapi menata ulang kembali, baik itu sisi pemerintahan, ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Tahun ini kita juga programkan desa tangguh bencana, terutama daerah-daerah rawan bencana banjir dan longsor. Kita juga memperkenalkan sejak usia dini dengan membuat kurikulum muatan lokal, mulai dari PAUD, SD, SMP, mengenal karakteristik bencana,” tandasnya

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Pemkot Bogor Hentikan Bantuan Hukum Perceraian untuk Warga Miskin, Alihkan Fokus ke Mediasi Keluarga
Warga Sentul City Protes Larangan Buang Sampah, Memicu Keributan antara Warga dan Pihak Keamanan
Monitoring Pembongkaran Lapak PKL di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Pedagang Dihimbau Tertib Secara Mandiri
Wali Kota Bogor Jadi Narasumber Talkshow Revisi UU Pemilu dari Perspektif Otonomi Daerah
Sekda Toba Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Dorong Sinkronisasi Pembangunan Daerah
Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Adminduk, Tekankan Pelayanan Gratis dan Akurat
Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Musrenbang RKPD Sumut Tahun 2027
Pemkab Toba Sampaikan Sejumlah Permohonan ke DPR RI, Sektor Pendidikan Jadi Prioritas
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 10:17 WIB

Pemkot Bogor Hentikan Bantuan Hukum Perceraian untuk Warga Miskin, Alihkan Fokus ke Mediasi Keluarga

Jumat, 24 April 2026 - 08:34 WIB

Warga Sentul City Protes Larangan Buang Sampah, Memicu Keributan antara Warga dan Pihak Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 08:26 WIB

Monitoring Pembongkaran Lapak PKL di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Pedagang Dihimbau Tertib Secara Mandiri

Jumat, 24 April 2026 - 08:19 WIB

Wali Kota Bogor Jadi Narasumber Talkshow Revisi UU Pemilu dari Perspektif Otonomi Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:06 WIB

Sekda Toba Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Dorong Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru