Puskesmas Empanang Lakukan Penemuan Kasus ILTB Melalui Penyuntikan Tuberkulin di Desa Laja Sandang

- Redaktur

Jumat, 17 April 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kapuas Hulu, Kalbar
Tenaga kesehatan Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan penemuan kasus Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) melalui penyuntikan Tuberkulin Test (TST) di Posyandu Melati Putih, Desa Laja Sandang, pada Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Alfonsa Noning, A.Md.Kep dengan menyasar kelompok berisiko tinggi, di antaranya kontak erat pasien tuberkulosis, anak-anak terutama usia di bawah lima tahun, orang dengan gangguan imun seperti ODHA, penderita gizi buruk atau malnutrisi, penderita penyakit kronis seperti diabetes melitus, pengguna obat steroid jangka panjang, serta tenaga kesehatan.

Pelaksanaan TST diawali dengan tahapan persiapan, termasuk memastikan pasien tidak memiliki riwayat alergi terhadap protein, tidak mengalami infeksi kulit berat atau luka bakar, serta penundaan tindakan apabila pasien baru menerima vaksin BCG atau campak (MMR) dalam kurun waktu 4–6 minggu terakhir.

Selanjutnya, tuberkulin disuntikkan secara intradermal pada lengan bawah pasien. Hasil pemeriksaan kemudian akan dibaca dalam waktu 48 hingga 72 jam dengan mengukur diameter indurasi, bukan kemerahan pada kulit. Hasil interpretasi dibedakan menjadi negatif apabila tidak terdapat indurasi atau kurang dari 5 mm, serta positif apabila lebih dari 10 mm, atau lebih dari 5 mm pada ODHA dan kontak erat penderita TB.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini individu yang telah terinfeksi bakteri tuberkulosis, khususnya pada kelompok berisiko tinggi, sehingga dapat segera dilakukan penanganan lebih lanjut.

Pihak Puskesmas Empanang berharap melalui pelaksanaan TST ini, kasus TB dapat ditemukan lebih cepat di masyarakat, sehingga proses pengobatan dapat segera dilakukan untuk mencegah penularan lebih luas dan memutus rantai penyebaran penyakit.

Dari hasil kegiatan, tercatat sebanyak 9 orang anak telah dilakukan penyuntikan Tuberkulin, yang merupakan anak dengan gejala atau memiliki kontak erat dengan pasien TB. Adapun pembacaan hasil dijadwalkan pada 15 April 2026.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan upaya pengendalian tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Empanang dapat semakin optimal dan berdampak pada penurunan angka penularan di masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Mrl

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung
Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting
Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala
Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala
SPPG Baranangsiang Polresta Bogor II Resmi Dibuka, Kadin Pastikan Standar Higiene dan Keamanan Terpenuhi
Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:01 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:42 WIB

Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:26 WIB

Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:32 WIB

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:30 WIB