Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
Direktur Utama Perumda Transportasi Pakuan (PTP), Rachma Nissa Fadliya resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, yang menyebut alasan pengunduran diri karena faktor keluarga.
“Betul (mengundurkan diri) karena alasan keluarga,” ujar Dedie saat dikonfirmasi.
Rachma Nissa diketahui baru menjabat sebagai Direktur Utama sejak tahun 2022. Ia dilantik langsung oleh Wali Kota Bogor saat itu, Bima Arya, di Balai Kota Bogor.
Sesuai masa jabatan yang ditetapkan, Nissa seharusnya memimpin Perumda Transportasi Pakuan hingga tahun 2027, atau selama lima tahun masa kepemimpinan. Namun, pengunduran dirinya membuat masa jabatan tersebut berakhir lebih cepat dari yang direncanakan.
Perumda Transportasi Pakuan sendiri merupakan badan usaha milik daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan transportasi publik di Kota Bogor, termasuk pengembangan sistem angkutan massal modern.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait siapa yang akan menggantikan posisi Direktur Utama PTP. Pemerintah Kota Bogor diperkirakan akan segera menyiapkan langkah lanjutan guna memastikan operasional dan pelayanan transportasi publik tetap berjalan optimal.
Keputusan pengunduran diri ini pun menjadi perhatian publik, mengingat peran penting PTP dalam mendukung mobilitas warga serta pengembangan transportasi terintegrasi di Kota Bogor.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








