Pembayaran Pajak via Bank BJB Cibinong Disorot, Wajib Tunai Dinilai Berisiko

- Redaktur

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
‎Mekanisme pembayaran pajak melalui Bank BJB Cabang Cibinong menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya, sejumlah wajib pajak mengaku masih diminta melakukan pembayaran secara tunai (cash), meski di era digital saat ini transaksi non-tunai dinilai lebih aman dan praktis.

‎Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari para pembayar pajak. Mereka menilai, sistem pembayaran seharusnya sudah dapat dilakukan melalui transfer bank atau kanal digital lainnya, tanpa harus membawa uang dalam jumlah besar ke lokasi pembayaran.

‎“Kalau harus tunai, risikonya tinggi. Bisa hilang di jalan atau bahkan rawan disalahgunakan,” ujar salah satu wajib pajak yang enggan disebutkan namanya.

‎Keluhan ini bukan tanpa alasan. Selain faktor keamanan, metode pembayaran tunai juga dianggap kurang efisien dan tidak sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transaksi digital serta transparansi keuangan.

‎Sejumlah warga berharap pihak Bank BJB segera memberikan penjelasan terkait kebijakan tersebut. Mereka juga mendorong adanya inovasi layanan, seperti pembayaran melalui transfer, mobile banking, atau kanal elektronik lainnya guna meminimalisir potensi risiko.

‎Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak bank terkait alasan diberlakukannya sistem pembayaran tunai di layanan tersebut.

‎Masyarakat pun berharap adanya evaluasi dan pembenahan sistem agar pelayanan pembayaran pajak menjadi lebih aman, transparan, dan mengikuti perkembangan teknologi keuangan saat ini.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Tengah Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Sekda Humbahas Sambangi Dinas PSDA dan BBPJN Sumut
Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Pentahelix dalam Pengawasan Pendapatan Daerah
Targetkan Rp 3,8 Triliun, Pemkab Bekasi Optimalkan Pajak Daerah di Tengah Tantangan Fiskal
Masinton Pasaribu Lantik Sejumlah Pejabat Administratif Eselon III dan IV
Ratusan Warga Gelar Aksi, Ini Penjelasan Bupati Tapteng
Wakil Bupati Kapuas Hulu Buka Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026
Pemkab Bogor Siapkan Surat Edaran Pencegahan Perilaku LGBT, Libatkan Tokoh Agama hingga Masyarakat
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:31 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:46 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Sekda Humbahas Sambangi Dinas PSDA dan BBPJN Sumut

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Pentahelix dalam Pengawasan Pendapatan Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:55 WIB

Targetkan Rp 3,8 Triliun, Pemkab Bekasi Optimalkan Pajak Daerah di Tengah Tantangan Fiskal

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:39 WIB

Masinton Pasaribu Lantik Sejumlah Pejabat Administratif Eselon III dan IV

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Tapanuli Tengah Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:31 WIB