Menata Ulang Tapteng, Bupati Tegaskan Paradigma Baru Pembangunan Berbasis Mitigasi

- Redaktur

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Masinton Pasaribu, menyampaikam sambutannya dalam kegiatan Workshop Menata Ulang Kabupaten Tapteng dan Ekosistem Batang Toru, Selasa (12/5/2026). (Sangkakala 7/ist)

Sangkakala 7 || Kabupaten Tapteng, Sumut
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, menegaskan pentingnya langkah nyata dalam menata kembali wilayah Kabupaten Tapteng dan Ekosistem Batang Toru pascabencana.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Workshop Menata Ulang Kabupaten Tapteng dan Ekosistem Batang Toru, yang diselenggarakan di GOR Pandan, Selasa (12/5/2026).

Dalam paparannya, Masinton Pasaribu menyoroti kondisi geografis Tapanuli Tengah yang didominasi perbukitan hingga mencapai 60 persen. Ia menyayangkan banyaknya alih fungsi lahan di kawasan lereng yang sangat agresif, dimana hutan ditebang dan dijadikan perkebunan sawit, tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan.

“Pembicaraan kita hari ini adalah upaya penyelamatan ke depan. Apa yang kita rencanakan hari ini adalah upaya menghidupi generasi mendatang supaya mereka aman dan selamat. Kita harus datang dengan cara pandang baru, jangan lagi berpikir seperti sebelum bencana,” tegas Masinton.

Bupati menambahkan, peristiwa pada 25 November 2025 lalu merupakan pelajaran pahit akibat pembangunan yang tidak berbasis lingkungan. Oleh karena itu, paradigma pembangunan ke depan wajib berbasis mitigasi, dimana setiap tindakan harus dikaji dampaknya terhadap potensi bencana.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Pendidikan telah diarahkan untuk menyusun modul ajar pengenalan kebencanaan. Upaya ini bertujuan agar anak-anak di Tapteng memiliki pemahaman mitigasi sejak usia dini.

“Bencana yang terjadi harus menjadi pelajaran. Kita harus punya komitmen yang kuat bagaimana mengatasinya melalui edukasi yang berkelanjutan,” timpal Masinton.

Workshop menghadirkan berbagai pakar dan pemangku kepentingan untuk memberikan pemaparan komprehensif diantaranya, BPBD Tapteng mengenai penanganan darurat dan pemetaan resiko, Heri Prasetio (Praktisi Tata Ruang) mengenai desain wilayah aman bencana.

Kemudian, Elvina Rosinta Dewi (Kabid KSDA Wilayah II Siantar) mengenai konservasi sumber daya alam, Edward Darmansyah (Dinas PKP Provsu) mengenai penataan kawasan permukiman, Zainuddin, SP (DLHK Provsu) mengenai pengawasan dan penegakan hukum Kehutanan, serta Direktur Eksekutif WALHI Nasional mengenai advokasi lingkungan hidup.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kadis Pendidikan Tapteng Buka Sinergi Lintas Satuan
Diskominfo Toba Verifikasi dan Validasi Dokumen Elektronik 34 Sekolah
Bupati Humbahas Sambut Kedatangan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, A.P., M.Si
Pemkab Toba dan FJPI Sumut Bahas Promosi UMKM Lokal
Bupati Humbahas Buka Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Baktiraja
Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Kepala Kantor Kemenhaj Dairi
Kemenko PMK Monev Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Evaluasi Posyandu 6 SPM di Humbahas, Pemkab Perkuat Layanan melalui SIAPP
Berita ini 105 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:59 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kadis Pendidikan Tapteng Buka Sinergi Lintas Satuan

Kamis, 24 September 2026 - 23:28 WIB

Diskominfo Toba Verifikasi dan Validasi Dokumen Elektronik 34 Sekolah

Kamis, 24 September 2026 - 23:23 WIB

Bupati Humbahas Sambut Kedatangan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, A.P., M.Si

Kamis, 24 September 2026 - 11:16 WIB

Pemkab Toba dan FJPI Sumut Bahas Promosi UMKM Lokal

Kamis, 24 September 2026 - 11:10 WIB

Bupati Humbahas Buka Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Baktiraja

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Toba dan FJPI Sumut Bahas Promosi UMKM Lokal

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:16 WIB