Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mengingatkan seluruh pihak agar menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bogor dan tidak melakukan aktivitas yang merusak alam.
Dalam pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa Bogor memiliki nilai penting, baik secara lingkungan maupun historis, sehingga harus dijaga bersama.
“Bogor itu tanah keramat, jangan macem-macem di Bogor,” tegas Dedi.
Ia mengaku, pesan tersebut menjadi alasan utama dirinya langsung bergerak melakukan penataan kawasan Puncak sesaat setelah resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat. Menurutnya, kawasan hulu Bogor memiliki peran vital sebagai daerah resapan air yang berpengaruh besar terhadap kondisi lingkungan di wilayah sekitarnya.
Penataan kawasan Puncak dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari pengawasan tata ruang hingga penertiban bangunan yang dinilai melanggar aturan dan mengganggu keseimbangan alam.
Dedi menilai langkah tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Ia mengklaim penataan yang dilakukan berhasil membantu menyelamatkan wilayah Cisarua yang sebelumnya kerap dilanda banjir saat curah hujan tinggi mengguyur kawasan Puncak.
Menurutnya, kerusakan kawasan hulu tidak boleh dibiarkan karena dapat memicu bencana ekologis yang berdampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat disebut akan terus memperkuat pengawasan terhadap pembangunan di kawasan Bogor dan sekitarnya.
Dedi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, hingga pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga kawasan Bogor agar tetap lestari dan tidak kehilangan fungsi ekologisnya.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








