Akhir Polemik! Kades Rawa Panjang Mundur Setelah Gelombang Protes Warga Soal Dugaan Korupsi Dana Posyandu

- Redaktur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor, Jawa Barat || Sangkakala 7
Kepala Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Muhammad Agus, S.Pd., resmi menanggalkan jabatannya setelah menandatangani surat pengunduran diri secara terbuka di Kantor Desa Rawa Panjang.Senin, 03/08/2026.

Prosesi penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Bojonggede, aparat penegak hukum, serta perwakilan masyarakat Desa Rawa Panjang. Momen tersebut menjadi akhir dari polemik yang beberapa waktu terakhir mencuat di tengah masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa.

Pengunduran diri Muhammad Agus dilakukan setelah adanya aksi unjuk rasa yang digelar warga Desa Rawa Panjang. Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar Kepala Desa mengundurkan diri menyusul munculnya dugaan korupsi yang berkaitan dengan anggaran Dana Desa yang disebut-sebut tidak direalisasikan untuk program Posyandu.

Sebelum aksi demonstrasi berlangsung, perwakilan warga diketahui telah melaporkan dugaan penyelewengan dana tersebut kepada pihak kepolisian. Namun, karena masyarakat menilai belum terdapat perkembangan yang jelas dalam penanganan laporan tersebut, warga kemudian memilih menyampaikan aspirasi melalui aksi damai sebagai bentuk desakan agar Kepala Desa mundur demi menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

Camat Bojonggede menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan menghormati keputusan pengunduran diri Muhammad Agus sebagai langkah untuk menjaga kondusivitas wilayah dan memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan.

“Dokumen pengunduran diri akan segera kami teruskan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar proses penunjukan Penjabat (Pj) Kepala Desa dapat segera dilakukan. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama masa transisi pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek yang turut hadir dalam penandatanganan surat pengunduran diri mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses berlangsung.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa pengunduran diri Kepala Desa tidak menghentikan proses penanganan laporan masyarakat. Dugaan penyimpangan Dana Desa yang telah dilaporkan warga tetap akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku, di samping upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Desa Rawa Panjang.

Perwakilan warga yang hadir berharap dugaan korupsi dana Posyandu dapat diusut secara tuntas demi memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat. Mereka juga meminta agar program-program pembangunan desa yang sempat terhambat dapat kembali berjalan secara transparan di bawah kepemimpinan yang baru.

Pemerintah Kecamatan Bojonggede turut mengimbau seluruh elemen masyarakat Desa Rawa Panjang agar tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi, serta terus memelihara persatuan selama proses transisi pemerintahan berlangsung.

Kasus ini menjadi perhatian publik sebagai pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa, sehingga seluruh program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Apel Gabungan ASN, Wujudkan Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Pemkab Tapteng Dukung Pemulihan Ekonomi dan Promosi Potensi Daerah
Pemkab Humbahas Hadiri Penutupan PRSU ke-50, Wagub Sumut Ajak Daerah Kembangkan Potensi Unggulan
Camat Onan Ganjang Laporkan Progres Pembangunan Jembatan Pagaran Dolok Capai 20 Persen
Sekdakab Tapteng Resmikan Pipanisasi Air Bersih Sitahuis
Wakil Bupati Tapteng Ingatkan Siswa SMAN Matauli Bijak Menghadapi Tantangan Era Digital
Pemerintah Humbahas Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Puting Beliung di Doloksanggul
Wakil Bupati Toba Buka Balige Writers Festival (BWF) 2026, Perkuat Literasi Sastra, dan Budaya Menulis Indonesia
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Akhir Polemik! Kades Rawa Panjang Mundur Setelah Gelombang Protes Warga Soal Dugaan Korupsi Dana Posyandu

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Apel Gabungan ASN, Wujudkan Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Tapteng Dukung Pemulihan Ekonomi dan Promosi Potensi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Pemkab Humbahas Hadiri Penutupan PRSU ke-50, Wagub Sumut Ajak Daerah Kembangkan Potensi Unggulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Camat Onan Ganjang Laporkan Progres Pembangunan Jembatan Pagaran Dolok Capai 20 Persen

Berita Terbaru