Vaksinasi Perlu Ditunda Bagi Penderita Penyakit Paru, Seperti Asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), Atau Tbc Sampai Kondisi Pasien Terkontrol Baik.

- Redaktur

Rabu, 6 Oktober 2021 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
Bagian Tugas Pokok Babinsa Koramil 01 Tambun yaitu, menegakkan kedaulatan atas nama negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa serta seluruh tumpah darah Indonesia.

Seperti yang di lakukan Pelda Ali Asfuri dalam serbuan Vaksin Bertempat Rumah Ketua RW 01 di Kampung Pisangan Kebon Singkong Desa Satriajaya Kec Tambun Utara Kab Bekasi, pada 6/10/2021.

Babinsa Satriajaya menyampaikan kegiatan serbuan Vaksin Sinovac Koramil 01 Tambun kali ini menyasar ke rumah ketua RW 01 dengan sasaran target 200 peserta.

Selain dirinya di lokasi yang sama juga tampak hadir, Serma Agus Purnawan Bati Tuud Koramil 01/Tambun beserta 4 org anggota, Asta Rajan Kades Satriajaya
Ismail Kadus 1 Ds Satriajaya, ketua RW 001 Bpk Jayadi, para relawan dan para peserta vaksin

Bati Tuud Serma Agus Purnawan ketika angkat bicara di hadapan awak media, Baginya dengan
melakukan kegiatan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 tahap ke 1 bagi usia 12 Tahun ke atas, masih menemukan peserta yang gagal akibat data ganda dan gangguan tensi tinggi.

Lebih lanjut Serma Agus Purnawan menyatakan secara tegas bahwa target Serbuan vaksin Koramil 01 Tambun untuk wilayah Tambun Selatan dan Utara dirinya mengharapkan agar mencapai minimal 70% untuk mencapai target “ucap Agus Purnawan.

Problem kita untuk capaian vaksinasi ini, karena memang peserta yang terbatas Karna gangguan sakit bawaan.

Peltu Wahyu dari tim nakes kesdamjaya ketika awak media menanyakan siapa yang tidak bisa ikut vaksin, dirinya menjelaskan, dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes No. HK. 02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terlampir Format Skrining Sebelum Vaksinasi Covid-19 “jelas Peltu Wahyu.

Di dalam format skrining khusus untuk vaksin Sinovac berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) tersebut, terdapat sedikitnya 16 pertanyaan yang mesti dijawab oleh calon penerima vaksin.

Sementara itu, apabila berdasarkan pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang demam, yakni memiliki suhu tubuh 37,5 derajat Celcius atau lebih, vaksinasi Covid-19 diarahkan untuk ditunda sampai orang tersebut sembuh dan terbukti bukan menderita Covid-19 dan dilakukan skrining ulang pada saat kunjungan berikutnya.

Vaksinasi juga perlu ditunda bagi penderita penyakit paru, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), atau TBC sampai kondisi pasien terkontrol baik.

Untuk pasien TBC dalam pengobatan dapat diberikan vaksinasi minimal setelah dua minggu mendapatkan obat anti tuberkulosis (OAT).

Bagi penderita diabetes tipe 2, juga dapat diberikan vaksinasi apabila kondisinya terkontrol dan HbA1C di bawah 7,5 persen.

Sedangkan untuk penyakit lain yang tidak disebutkan dalam format skrining, dapat berkonsultasi kepada dokter ahli yang merawat.

Perlu diperhatikan, dalam Format Skrining Sebelum Vaksinasi Covid-19 ini telah ditekankan bahwa apabila terdapat perkembangan terbaru terkait pemberian pada komorbid untuk vaksin Sinovac dan atau untuk jenis vaksin lainnya, akan ditentukan kemudian.

Kendati demikian
Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik, saat ada pihak-pihak lain yang membantu untuk percepatan vaksinasi di kabupaten Bekasi,” tutupnya.
(Wiro)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja
“Ketua Umum PP Pencak Silat Militer, Kukuhkan Pengprov PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di Palu”
Penutupan TMMD ke-128 di Cigudeg, Sinergi TNI dan Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Desa
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumdis Danramil 05 Doloksanggul
Bupati Humbahas bersama Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey “Aek Uram”, Bisa Dilintasi Tank TNI
Kodim 0416/Bute, Polres Bungo dan BPBD Evakuasi Korban Longsor di Dusun Empelue, Polres Bungo dan BPBD Evakuasi Korban Longsor di Dusun Empelu ada
Utamakan Olahraga untuk Kebugaran Tubuh, Dandim 0210/TU Tunjukkan Kepedulian kepada Prajurit Yon TP 955/HS
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:46 WIB

BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:55 WIB

“Ketua Umum PP Pencak Silat Militer, Kukuhkan Pengprov PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di Palu”

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Penutupan TMMD ke-128 di Cigudeg, Sinergi TNI dan Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:11 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumdis Danramil 05 Doloksanggul

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Toba Dukung Renovasi Gedung HKBP Siriaria, Resort Sitorang

Senin, 1 Jun 2026 - 23:10 WIB