KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
PT Indocoor Packing Cikarang, yang beralamat di Kawasan Industri Jababeka 2 No. 19 Blok JJ Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, mendadak di gruduk oleh massa Forum Komunikasi Desa Pasirsari.
Erwandi Gunawan Pimpinan massa demo mengatakan ; Kami Masyarakat Pasirsari berharap agar PT. Indocoor Packing Cikarang dapat bekerjasama dengan lingkungan, “ucap Erwandi.
Sebanyak 15 Personil Kodim 0509 kabupaten Bekasi dari Koramil 08 Lemahabang turut terlibat mengamankan situasi di pimpin oleh Danramil Kapten Arh. Romli Galingging serta personil Polri Polres Metro Kabupaten Bekasi sebanyak 25 anggota yang di pimpin oleh Kompol Satirin Kapolsek Cikarang Selatan dan 25 personil Security di bawah pimpinan Iwan Kordinator Security PT. Indocoor, turut serta mengamankan situasi massa yang berbondong bondong datang ke lokasi PT. Indocoor Packing.
Dengan menggunakan
Spanduk, Baleho, agistasi, alat pengeras suara ratusan masa itu datang meluapkan tuntuntannya.
Babinsa Sertu Rudi Hartono saat di tanya awak media mengatakan, ratusan massa Forum Warga Desa Pasirsari meminta kerja sama tentang pengelolaan sisa Industri yang selama ini di kelola oleh PT Fajar yang beralamatkan di wilayah Tangerang tersebut, “tutur Sertu Rudi Hartono kepada Awak media.
Massa dari Forum Warga Desa Pasirsari tiba di PT Indocoor Packing Cikarang Kawasan Industri Jababeka 2 No. 19 B,
hingga saat ini Aksi unjuk rasa sedang berlangsung dan sampai ada titik temu Audensi dari pihak Perusahaan.
Situasi Pengunjuk rasa warga Pasirsari, tertib dan tidak arogan sehingga dapat dinyatakan situasi saat iaman dan kondusif.
Setelah menjelang jam makan siang seperti biasanya karyawan kemudian di lakukan mediasi antara Forum komunikasi Desa Pasirsari dengan PT Indocoor Packing Cikarang dengan Hasil keputusan, Segala Aspirasi Forum komunikasi Desa Pasirsari di Sampaikan ke pihak Pimpinan Pusat PT Indocoor Packing Cikarang.
Beberapa Perwakilan dari Forum komunikasi Desa Pasirsari akhirnya turut tampil ikut mediasi ke dalam pabrik tersebut diantarana, H Banjir,
Erwandi Gunawan, H Masta akhirnya situasi kembali tenang dan massa membubarkan diri untuk kembali kerumah masing masing karena pihak pabrik berjanji akan menjawab hasil nya setelah menunggu keputusan pimpinan pusat, ” tutupnya.
(Wiro)








