BANTEN | Sangkakala.tv –
⚡عن عُمَر بن السكن قال : ( كنت عند سفيان بن عُيَيْنَة ، فقام إليه رجل من أهل بغداد فقال :
يا أبا محمد ، أخبرني عن قول مطرِّف :
*” لأن أعافى فأشكر أحب إلي من أن أبتلى فأصبر “* ؛ أهو أحب إليك ؟ أم قول أخيه أبي العلاء :
*” اللهم رضيت لنفسي ما رضيت لي “* ؟
“`
• Dari Umar bin As-Sakan berkata: aku bersama dengan Sufyan bin ‘Uyainah, maka berdirilah laki-laki dari penduduk Bagdad, lalu berkata:
Wahai Abu Muhammad (Sufyan), kabarkanlah kepadaku tentang ucapan Mutharrif:
Pada keadaan kecukupan lalu aku bersyukur lebih aku sukai daripada aku diuji lalu aku bersabar.
Apakah perkataan ini lebih anda sukai ?
Ataukah perkataan saudara anda Abu Al-‘Alà :
Ya Allah aku ridho untuk diriku perkara yang Engkau ridho untukku ?
⚡قال : فسكت عنه سكتة ثم قال : قول مطرف أحب إلي. فقال الرجل : كيف وقد رضي هذا لنفسه ما رضيه الله له ؟!
“`
Ia berkata : Maka beliau (imam Sufyan) diam sejenak kemudian berkata, perkataan Mutharrif lebih aku sukai.
Maka laki-laki itu berkata : bagaimana begitu padahal ia sungguh telah ridho (ketika terkena musibah), apa yang Allah Ta’ala juga ridho untuknya ?
فقال سفيان : إني قرأت القرآن ..
– فوجدتُ صفة سُلَيْمان – عليه السلام – مع العافية التي كان فيها :
*(نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ)*.
– ووجدت صفة أيوب – عليه السلام – مع البلاء الذي كان فيه :
*(نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ)* ،
فاستوت الصفتان ، وهذا معافى وهذا مبتلى ، فوجدت الشكر قد قام مقام الصبر ،
فلما اعتدلا كانت العافية مع الشكر ؛ أحب إليّ من البلاء مع الصبر ) .
📚 الحلية (٢/٢٠٠)
“`
Maka Sufyan berkata: aku telah membaca Al-Qur’an.
Maka aku mendapati sifat Sulaiman alaihissalam bersama dengan kecukupannya maka keadaannya di dalam Al-Qur’an,
{Sebaik-baiknya hamba dan sesungguhnya ia orang yang taat, kembali kepada Allah},
Dan aku dapati sifat Ayyub alaihissalam bersama dengan musibah yang menimpanya di sebutka di dalam Al-Qur’an,
{Sebaik-baiknya hamba dan sesungguhnya ia orang yang taat, kembali kepada Allah}.
Maka setara dua sifat ini, yang satu diberi kecukupan dan yang satunya diberi ujian musibah, dan aku dapati syukur telah menduduki kedudukan sabar (sama kedudukannya), maka tatkala keduanya sejajar keutamaannya, maka berkecukupan dan bersyukur lebih aku sukai dari pada diuji musibah lalu bersabar.
📓Al-Hilyah
📝Cara bersyukur :
1. Meyakini di dalam hati semua nikmat dari Allah Ta’ala,
2. Mengucapkan ‘alhamdulillah’,
3. Berusaha menjadi hamba Allah Ta’ala yang taat dan menggunakan semua nikmat di jalan Allah Ta’ala.
4. Dermawan dengan menginfakkan sebagian rizki harta di jalan Allah Ta’ala. Wallahu a’lam. (Majid)








