*PEMBUNUH BAYARAN YANG BUNUH TEMANNYA SENDIRI*

- Redaktur

Minggu, 14 November 2021 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
Mimbar Kristen :
Pembunuh berdarah dingin adalah sebutan saya. Sebagai pribadi yang tidak ingin diatur oleh orang lain. Cita-cita saya adalah menjadi pribadi yang berhasil, sehingga saya bisa membuktikan kepada keluarga saya kalau saya bisa menjadi pribadi yang sukses. Sikap saya yang keras tidak terlepas dari sikap orang tua saya yang juga keras.

Alasan saya memilih menjadi pembunuh bayaran adalah karena keadaan. Saya selalu berpikir kalau pencuri atau perampok akan berujung pada penangkapan lalu mati.

Sementara kalau kita jadi pembunuh, orang-orang akan menjadi segan dengan kita. Ilmu bela diri dan keberanian merupakan bekal saya mendalami profesi ini. Siapa yang berani melawan dan meremehkan saya, imbalannya adalah mati.

Siapa pun tidak ada yang boleh meremehkan saya. Termasuk teman saya. Ada satu teman yang cukup dekat dengan saya, ia adalah orang yang biasa mengantarkan uang hasil bayaran.

Sayangnya, teman saya ini sering mengambil apa yang seharusnya menjadi‘jatah’saya. Saya bisa melihat bagaimana ia meremehkan saya. Teman saya menganggap enteng saya. Malamnya, saya mendatangi teman saya tersebut dan saya membunuhnya.

Saya buron selama 2 bulan. Di sebuah bar, ada dua orang polisi yang menangkap saya. Vonis yang dijatuhkan kepada saya adalah 6 tahun. Tetapi tiga bulan kemudian, saya dijatuhin hukuman sebanyak 9 tahun penjara.

Kejadian ini benar-benar mengubah saya. Tidak pernah sekalipun saya memiliki keinginan untuk mendekam di penjara selama itu.

Dalam kesendirian saya, dalam perenungan dan pergumulan yang luar biasa tersebut, saya ingat terhadap seorang hamba Tuhan yang berkata, kalau kamu percaya kepada Yesus, pasti Yesus tolong.

Sejak saat itu, Saya (_*Eddy Sapto*_ ) mendapatkan sebuah pengharapan. Saya percaya kalau Tuhan Yesus akan menolong saya. Tuhan benar-benar menolong saya. Tidak lama setelahnya, saya menerima sebuah surat yang tertulis saya hanya menerima hukuman selama 1,6 tahun penjara. Dengan spontan, saya teriak, ‘Haleluya !’

Satu hal yang dapat mengubah pola pikir saya adalah pertemuan dengan Yesus. Pertolongan Tuhan telah mengubahkan saya menjadi pribadi yang lebih baik. Saya bukan lagi Eddy yang keras, pemarah dan berdarah dingin seperti dulu.

Kini, saya menyerahkan kehidupan saya kepada Tuhan, orang-orang yang bertemu dengan saya sekarang mengatakan bahwa saya adalah orang yang lembut dan suka bercanda. Saya membina banyak orang. Saya adalah pelayan Tuhan.

Tuhan telah memberi kesempatan, maka jawabannya ada dalam Kisah Para Rasul 26:22, *“Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. Dan apa yang kuberitakan itu tidak lain dari pada yang sebelumnya telah diberitahukan oleh para nabi dan juga oleh Musa,”*

Kini, kegiatan sehari-hari saya berfokus dengan hal-hal rohani. Di rumah, saya menampung banyak orang gila dan korban narkoba. Saya bersama istri dan anak, kami mengasihi setiap mereka yang merasa terbuang. Oleh kuasa dan kasih Tuhan, saya terbebas dari masa lalu yang kelam.

(Calves C)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Hadiri Penerimaan Sakramen Krisma dan Pelantikan Pengurus Gereja se-Paroki St. Lusia Parlilitan
Perayaan Paskah Oikumene Tapteng, Bupati: Kita Harus Bangkit dan Menjadi Pejuang Pemulihan
Meriah dan Penuh Hikmat, Pemkab Humbahas Rayakan Paskah 2026 Bersama Masyarakat
GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) se-Resort Lintongnihuta Semarakkan Paskah II di Simpang Kawat
Ponpes Tahfizh Darut Taufik Ar-Rahman Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Sejumlah Artis Tanah Air
PWI Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi serta Kenalkan Direksi Baru
Kapolsek Balaesang Iptu Ramto L : Warga Jawa Perantau dan Lokal Nikmati Rasa Syukur Lebaran Ketupat di Pantai Sibayu
Khutbah Jumat: Usai Ramadan, Umat Diingatkan Jangan Hanya Rajin Ibadah Saat Bulan Suci
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:15 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Penerimaan Sakramen Krisma dan Pelantikan Pengurus Gereja se-Paroki St. Lusia Parlilitan

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Perayaan Paskah Oikumene Tapteng, Bupati: Kita Harus Bangkit dan Menjadi Pejuang Pemulihan

Rabu, 15 April 2026 - 15:15 WIB

Meriah dan Penuh Hikmat, Pemkab Humbahas Rayakan Paskah 2026 Bersama Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 16:47 WIB

GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) se-Resort Lintongnihuta Semarakkan Paskah II di Simpang Kawat

Minggu, 5 April 2026 - 09:07 WIB

Ponpes Tahfizh Darut Taufik Ar-Rahman Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Sejumlah Artis Tanah Air

Berita Terbaru