*PANGGILAN SANGKAKALA*

- Redaktur

Rabu, 17 November 2021 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
Mimbar Agama Kristen :

_”Pada waktu penghulu Malaikat berseru dan Sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga”_ *(1 Tesalonika 4:16).*

Perayaan Pesta Sangkakala (The Feast of Trumpets), *(Imamat 23 : 23-25)*, mengingatkan kita tentang peristiwa yang mengagumkan yang dinubuatkan, apabila Yesus Kristus kembali dengan bunyi Sangkakala untuk memulakan proses penubuhan KerajaanNya di atas bumi *(Wahyu 11:15).*

Pada tempoh Alkitab ditulis, sangkakala sering digunakan untuk menyampaikan mesej. Di sepanjang Perjanjian Lama dan dalam kitab-kitab nubuatan banyak kali kita membaca bahwa sangkakala digunakan untuk memberitahu negara tentang perang yang bakal berlaku, ketibaan masa untuk bersuka-ria, bermulanya keamanan, satu amaran terjadi kemusnahan dan banyak lagi.

Di dalam *1 Tesalonika 4:16,* sangkakala Allah melambangkan alat yang digunakan untuk menyampaikan mesej Tuhan.

Merayakan Pesta Sangkakala seharusnya membolehkan kita menghabiskan masa untuk merenung kedatangan kedua Kristus.

Di manakah kita berada dalam segi kerohanian pada hari Dia kembali ?

Adakah kita berada di satu tempat dalam kehidupan kita di mana kita sanggup dan bersedia untuk menjawab panggilan Sangkakala itu ?

Sudah tentu dalam masa yang akan datang ini, Tuhan akan menghantar mesej kepada seluruh bumi, tetapi kita jangan lupa bahwa Tuhan sedang berkomunikasi dengan kita sekarang !

DiaNya adalah mesej penting bagi semua umat manusia. Memilih untuk mendengar, percaya dan memberi respon membolehkan kita mengambil bahagian di dalam peristiwa-peristiwa khas yang disenaraikan di penghujung Kitab.

Dalam peristiwa-peristiwa yang menarik namun menakutkan yang akan berlaku pada akhir zaman, adalah sukar untuk membayangkan bahwa majoriti manusia tidak akan bersuka-cita dalam kedatangan kedua Mesias *(Wahyu 16: 9,11,14).

* Perasaan gembira semasa kedatangan semula Juruselamat kita seharusnya dipenuhi dengan kesadaran bahwa masih terdapat banyak orang yang belum mengarahkan hati mereka kepada Tuhan.

Adakah kita memberi respon terhadap panggilan Sangkakala Tuhan dengan cara supaya mesej ini juga dapat dikongsi melalui kita ?

Adakah kita meniru Kristus dengan membunyikan Sangkakala kita sendiri dan menyampaikan mesej Tuhan kepada orang lain ?

Tatkala kita menunggu panggilan Sangkakala Tuhan, kita harus memperingatkan diri kita tentang arahan Tuhan kepada pengikut-pengikutNya di bumi ini *(Matius 28: 19-20, Kisah 1: 8).*

Kita masih mempunyai banyak pekerjaan yang perlu dilakukan di dunia ini, serta masih ramai lagi orang untuk kita sampaikan mesej Tuhan ini.

Hasrat kita seharusnya untuk membawa lebih banyak orang yang berdiri bersama kita apabila Yesus Kristus kembali. Seperti yang kita ketahui, ini juga adalah kehendak Bapa Syurgawi kita *(2 Timotius 2: 4, 1 Petrus 3: 9).*

Adakah kita terlibat secara aktif dalam penyebaran Injil ini kepada umat manusia ?

Adakah kita membenarkan Tuhan untuk menggunakan kita sebagai alat dalam rancanganNya untuk umat manusia ?

Tingkah-laku dan tutur-kata kita semua harus terarah kepadaNya. Gaya hidup kita harus mempamerkan Terang sebenar !

Kita harus mencari, dan menggunakan peluang-peluang yang diberikan Tuhan kepada kita secara pribadi dan juga sebagai satu Gereja untuk berkongsi Firman Tuhan dengan orang lain.

Melakukan ini membantu kita menjadi pelayan-pelayan yang setia menunggu untuk tuan kita kembali *(Matius 25: 14-30).*

Kita telah dipanggil untuk satu tujuan yang besar, menjadi tuian sulung, atau “contoh pendahulu” jalan kehidupan Tuhan.

Ianya adalah panggilan kita yang hebat untuk menetapkan standard untuk dilihat oleh orang lain, untuk mengisytiharkan jalan Tuhan dan untuk membantu orang lain supaya mengikutinya.

Marilah kita menjawab mesej ini, dan dalam kehidupan kita sendiri mencerminkan panggilan sangkakala tatkala hari kedatangan semula Yesus Kristus semakin hampir. *(Zefanya 1:14)*

(Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Hadiri Penerimaan Sakramen Krisma dan Pelantikan Pengurus Gereja se-Paroki St. Lusia Parlilitan
Perayaan Paskah Oikumene Tapteng, Bupati: Kita Harus Bangkit dan Menjadi Pejuang Pemulihan
Meriah dan Penuh Hikmat, Pemkab Humbahas Rayakan Paskah 2026 Bersama Masyarakat
GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) se-Resort Lintongnihuta Semarakkan Paskah II di Simpang Kawat
Ponpes Tahfizh Darut Taufik Ar-Rahman Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Sejumlah Artis Tanah Air
PWI Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi serta Kenalkan Direksi Baru
Kapolsek Balaesang Iptu Ramto L : Warga Jawa Perantau dan Lokal Nikmati Rasa Syukur Lebaran Ketupat di Pantai Sibayu
Khutbah Jumat: Usai Ramadan, Umat Diingatkan Jangan Hanya Rajin Ibadah Saat Bulan Suci
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:15 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Penerimaan Sakramen Krisma dan Pelantikan Pengurus Gereja se-Paroki St. Lusia Parlilitan

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Perayaan Paskah Oikumene Tapteng, Bupati: Kita Harus Bangkit dan Menjadi Pejuang Pemulihan

Rabu, 15 April 2026 - 15:15 WIB

Meriah dan Penuh Hikmat, Pemkab Humbahas Rayakan Paskah 2026 Bersama Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 16:47 WIB

GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) se-Resort Lintongnihuta Semarakkan Paskah II di Simpang Kawat

Minggu, 5 April 2026 - 09:07 WIB

Ponpes Tahfizh Darut Taufik Ar-Rahman Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Sejumlah Artis Tanah Air

Berita Terbaru