* ALLOH MENGAJAK KITA UTK MASUK SURGA *

- Redaktur

Sabtu, 20 November 2021 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN | Sangkakala.tv –
Mimbar Agama Islam :

*وَٱللَّهُ يَدْعُوٓا۟ إِلَىٰ دَارِ ٱلسَّلَٰمِ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ*

_”Dan Alloh menyeru (umat manusia) ke Darussalam (yakni surga), dan memberi hidayah (petunjuk) orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (yakni agama Islam).”_ (QS Yunus : 25)

*Faedah :*

1. Di dlm ayat yg mulia ini, Alloh ta’ala mengabarkan bahwa Dia menyeru atau mengajak kpd hamba2-Nya utk menuju kepada Darussalam (negeri keselamatan), yaitu surga.

Surga itu adalah negeri (tempat tinggal) yg kekal dan kenikmatan yg diberikan di dalamnya akan berlangsung secara terus menerus.

Dia adalah negeri keselamatan/yg aman dari segala penderitaan dan berbagai kekurangan.

2. Kemudian dlm ayat tsb, Alloh ta’ala jg mengabarkan, bahwa diantara orang2 (umat manusia) yg diserunya tsb, ada orang yg Alloh ta’ala memberikan hidayah kpd mereka kpd Shirothul Mustaqim (jalan yg lurus), yaitu jalan yg apabila ditempuh, akan menyampaikan pelakunya kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

3. Ketahuilah, umat Nabi Muhammad itu ada dua, yaitu *ummat dakwah* (yg didakwahi), dan *umat ijabah* (yg mau menerima dakwah)

Adapun unat yg didakwahi itu, meliputi bangsa jin dan manusia seluruhnya, sejak beliau diutus sampai hari kiamat nanti.

Adapun umat ijabah, mrk itu adalah orang2 yg diberi taufiq oleh Alloh utk mendapatkan hidayah (petunjuk) utk mengikuti al-haq (kebenaran) dan masuk ke dlm agama Islam yg hanif (lurus).

Dan ayat tsb di atas mencakup dua jenis umat tsb.

4. Firman Alloh : _(“Dan Alloh menyeru (umat manusia) ke Darussalam (yakni surga)”_, pada kalimat ini ada “maf’ul” (obyek penderita) yg dibuang, yg makna (selengkapnya) harusnya :

_”Dan Alloh menyeru/mengajak ke Darussalam (yakni surga), kepada setiap orang.”_

Dan ini adalah *ummat dakwah (yg didakwahi)*

Sedangkan firman Alloh :

_”Dan memberi hidayah (petunjuk) orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (yakni agama Islam).”_

Dlm kalimat ini, ditampakkan maf’ul-nya, yaitu _”orang yg dikehendaki utk mendapatkan hidayah/petunjuk-Nya.”_

Ini adalah *umat ijabah (yg menerima/menyambut dakwah)*

Maka, dakwah itu sifatnya umum, utk seluruh orang.

Sedangkan hidayah kepada Shirothul Mustaqim, sifatnya adalah khusus, yakni hanya bagi orang yg dikehendaki Alloh utk diberi hidayah.

5. Dan hidayah yg disebutkan dlm ayat tsb di atas, yg dimaksud adalah *hidayah taufiq*, yg mana hal ini khusus dari Alloh ta’ala (yg mendatangkannya)

Bahkan, Alloh ta’ala meniadakan hidayah taufiq ini dari Nabi shollallohu alaihi wa sallam (yakni, bahwa Nabi sekalipun, tdk bisa mendatangkan hidayah taufiq ini, krn hidayah ini adalah hak Alloh ta’ala saja).

Sebagaimana dalam firman Alloh ta’ala :

*إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ* (القصص : 56)

_”Sesungguhnya kamu (wahai Nabi) *tidak akan dapat memberi petunjuk* kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah yg memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya. Dan Alloh yg lebih mengetahui, siapa orang2 yg mendapatkan hidayah/petunjuk itu”._ (QS Al-Qoshshos : 56)

Adapun hidayah yg berupa *Ad-Dalalah* (memberi petunjuk), *Al-Irsyad* (memberi bimbingan) dan *Al-Bayan* (memberi penjelasan/keterangan), hal ini semua telah ditetapkan Alloh ada pada Nabi-Nya, sebagaimana dlm firman-Nya :

*وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ*

_”Dan sesungguhnya kamu (wahai Muhammad) benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”_ (QS. Asy-Syura : 52)

Dlm ayat ini, dihilangkan maf’ul-nya, maka maknanya adalah : _”Dan sesunguhnya engkau (wahai Nabi Muhammad) benar-benar *memberi petunjuk kpd setiap orang*, utk mengikuti/menempuh jln yg lurus.”_

Yakni : menunjukkan, menjelaskan, dan memberikan bimbingan kpdnya.”

Wallohu a’lamu bis showab.

(Majid)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru