JAKARTA | Sangkakala.tv –
Mimbar Agama Kristen :
*Amsal 17:22*
*_Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang._*
Saat pagi hari di sebuah tempat, seorang gadis keluar dari rumahnya dengan percaya diri sambil bersenandung.
Dia terlihat begitu gembira, sesekali melompat kecil.
Dia mengekspresikan betapa bahagia perasaannya saat itu.
Hari ini dia akan bertemu dengan teman-temannya di Sekolah Dasar dulu. Sekarang dia sudah duduk di Sekolah Menengah Atas.
Banyak kenangan ada di dalam hatinya terhadap teman-teman yang begitu baik padanya di sekolah itu. Lalu salah satu teman menegur dan mengatakan ; bahwa ia tidak berubah sama seperti dahulu dan tidak modis.
Tiba-tiba rasa gembiranya hilang, sirna begitu saja entah kemana digantikan rasa sakit hati dan dendam yang mendalam.
Pertanyaannya apakah yang menjadi sumber kegembiraan kita ?
Materi, kepopuleran, hobby atau apa ?
Jika kita menggantungkan kegembiraan kita pada hal-hal tersebut maka ketika tiba tiba kita kehilangan semua itu, kita juga bisa kehilangan kegembiraan.
Semua hal di dunia ini tidak ada yang abadi. Kita perlu menyadari bahwa sumber sukacita sejati kita adalah hidup di dalam Tuhan, sebab IA tidak pernah mengecewakan kita.
Ketika kita meletakkan sumber kegembiraan atau sukacita kita dalam Tuhan maka kita tidak akan pernah kehilangan kegembiraan dan itu yang membuat kita terus bersemangat menjalani hidup.
*Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.*
(Calves.C)








