Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti Minta Didoakan Agar Selalu Amanah, Saat Safari Ramadhan ke Ponpes Al Husainy Banten.

- Redaktur

Sabtu, 1 Mei 2021 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala TV –
Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, melakukan Safari Ramadhan ke Pondok Pesantren Al-Husainy, Serpong Banten, Kamis (29/4/2021) malam.

La Nyalla minta didoakan para habib, kiai dan santri serta tokoh masyarakat yang hadir, agar dapat mengemban amanah dari rakyat Indonesia.

Dalam Safari Ramadhan dihadiri sejumlah senator, antara lain Bustami Zainudin (Lampung) dan Fachrul Razi (Aceh), serta Sekjen DPD RI Rachman Hadi.

Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, dalam sambutannya mengatakan ; “Malam ini malam yang mulia, malam Jumat sekaligus malam 17 Ramadhan. Saat pintu langit dibuka. Malam di mana wahyu Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai penerang dan jalan kehidupan bagi kita semua,” ucapnya.

“Di malam yang keramat ini, saya minta tolong didoakan agar senantiasa bisa menjaga amanah yang diberikan kepada saya dalam tugas-tugas membantu rakyat, terutama memperjuangkan daerah di seluruh pelosok tanah air,” imbuhnya.

Senator asal Jawa Timur itu menjelaskan, sifat amanah merupakan hal penting bagi seorang pemimpin.

“Saya sedikit flashback, saat pemilihan Ketua DPD saya hanya menyampaikan satu visi-misi. Yaitu mudah-mudahan Allah jangan jadikan saya Ketua DPD kalau saya tidak amanah, tapi kalau Allah melihat saya amanah, saya yakin, Allah yang akan menggerakkan hati nurani Bapak-Ibu untuk memilih saya. Dan alhamdulillah, saya menang,” katanya.

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu juga mengatakan dirinya selalu dianggap preman, meski sudah menduduki posisi orang ke-5 di negeri ini. Namun, La Nyalla meminta agar masyarakat berpikiran positif.

“Orang mengenal La Nyalla preman, Saya akui.
Tapi jangan dikonotasikan negatif. Preman di sini adalah free man. Orang laki-laki yang bebas. Laki- laki yang merdeka, tidak bisa diintimidasi dan digertak oleh siapa pun,” jelasnya.

Bagi La Nyalla penilaian manusia tidak berpengaruh pada dirinya. Dia yakin Allah Maha Tahu.

“Lebih baik saya dianggap ahli neraka oleh manusia, tetapi di mata Allah saya ahli surga. Ini yang jadi prinsip saya,” kata alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

Sementara pimpinan Ponpes A-Husainy, Habib Ali Alwi Al-Husainy, yang juga senator dari Banten, menilai sosok La Nyalla sebagai manusia merdeka.

“Pak La Nyalla ini merupakan salah satu orang pilihan. Beliau sangat teguh pendirian dan benar-benar sebagai manusia bebas, independen dan merdeka. Sosok seperti inilah yang dibutuhkan oleh negara ini sebagai pemimpin masa depan,” ucapnya.

Habib Ali juga menyinggung ketaatan La Nyalla dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terutama kebiasaan Salat Tahajud dan Dhuha serta Puasa Daud yang tidak pernah ditinggalkan.

“Kebiasaan tahajud akan memberikan seseorang pada tempat yang terpuji. Kebiasaan Dhuha membuat beliau diberi kemudahan rezeki dalam bidang usaha, dan Puasa Daud adalah puasa sunnah terberat,” ucapnya.

Oleh karena itu, Habib Ali tak segan meminta semua yang hadir di Safari Ramadhan itu untuk mencontoh kebiasaan La Nyalla.

“Karena siapa saja yang mendekatkan diri pada Allah dengan istiqomah, maka Allah akan memberi solusi segala persoalan hidup dan memberikan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka,” imbuhnya.
(Majid)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru