Dr. Dewi Aryani, M.Si Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sukses Membina Petani Muda Desa Adiwerna

- Redaktur

Sabtu, 16 April 2022 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal-JATENG || Sangkakala7.tv –

Pemuda Karang Taruna Adikarya Desa Adiwerna Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal yang merupakan binaan dari Dr. Dewi Aryani, M.Si Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini sukses membudidayakan melon Jepang. Keberhasilan tersebut tidak lain adalah cara bagaimana dalam memelihara atau merawat melon itu sendiri, Jumat (15/4/2022),

Menurut Kepala Desa Adiwerna Saeful Anwar, SPi, “Banyak faktor yang harus diperhatikan petani selama proses budidaya. Mulai dari pengelolaan lahan, kemudian bibit/tanaman melon yang ditanam itu jenisnya adalah melon wakatobi produk dari rizkwan termasuk jenis Japanese mas melon, lama proses penanaman itu sekitar 75 hari setelah tanam, setelah lahan selesai persiapan penanaman yaitu dengan menyemai bibit/biji melon kurang lebih dari mulai pembibitan itu sekitar 12 hari kemudian setelah 12 hari siap pindah tangan ke lahan. Karena melon itu rawan dengan jamur, virus dan lain-lain. Sistem penanaman menggunakan green house atau tertutup, sedang sistem pengairan semi otomatis menggunakan gravitasi dan setiap lubang tanam ada selang-selang kecil untuk menyiram tanaman.

“Kunci keberhasilan adalah dalam memelihara dan merawat melon itu sendiri,” ujarnya.

Keberhasilan karang taruna ini juga dapat menjadi inspirasi bagi pemuda di daerah lain untuk melakukan kegiatan yang produktif sekaligus membuka lapangan kerja di tengah pandemi Covid-19,” imbuh Kades.

Untuk anggota karang taruna itu sendiri kurang lebih ada 14 personel. Sementara untuk target market adalah toko buah premium yang ada di kota besar seperti Jakarta. Untuk saat ini perkilonya Rp.74.500/kg, sedangkan untuk buah melon jenis wakatobi beratnya rata-rata 2,2kg/buah. Dan untuk saat ini masih uji coba yang dikelola oleh pemuda-pemuda karang taruna Desa Adiwerna, kedepan untuk Desa Adiwerna akan diseriusi dan untuk mencapai target market yang ada di kota-kota besar,” bebernya.

Pihak desa akan terus melakukan pendampingan dan optimis pemuda karang taruna Desa Adiwerna dapat melakukan budidaya secara berkelanjutan. Disamping itu, penguatan juga untuk karang taruna Desa Adiwerna akan dijadikan kegiatan wirausaha untuk menopang kegiatan-kegiatan dari Desa Adiwerna,” pungkasnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si berharap makin banyak pemuda karang taruna yang menekuni pertanian buah-buahan dan bisa menjadi model wirausaha yang bisa di contoh desa-desa lainnya di Kabupaten Tegal. Masa pandemi 2 tahun terakhir membuat perekonomian menurun sehingga perlu kita tumbuhkan jiwa wirausaha di segala bidang terutama untuk pemuda-pemudi usia produktif,” tandas politisi PDI Perjuangan dari Dapil 9 Jateng yang meliputi wilayah Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Brebes.

Setelah lebaran, Dewi akan menggelontorkan lagi 5.500 bibit buah-buahan untuk puluhan desa dan diharapkan para kepala desa dapat membina pemuda di desanya untuk merawat hingga pohon-pohon buah tersebut menghasilkan dan produktif,” harapnya.

Jenis bibit buah-buahan yang akan didistribusikan di berbagai desa sesuai kondisi alam yang cocok untuk tanaman buahnya sebagai berikut:
1. Alpukat kendil, 900
2. Durian kromo, 1400
3. Durian bakor, 280
4. Jambu madu deli, 200
5. Jambu citra, 50
6. Jambu kristal, 160
7. Jeruk pamelo, 80
8. Kelengkeng itoh, 130
9. Mangga arumanis, 900
10. Nangka kandel, 200
11. Petai gobang, 800
12. Rambutan rafiah, 400
Jumlah total sebanyak 5.500. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025
Rinto Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Toba Gantikan Mangatas Silaen
Komisi A DPRD Toba Konsultasi Terkait SP4N Lapor ke Diskominfo Medan
Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk
Polemik Akses Pers di DPRD Humbahas, SPRI Taput Angkat Bicara
Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET
Anggota DPR RI Komisi X dari Partai Demokrat, Ucapkan Selamat Hari Jadi Sumatera Utara ke-78
Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:48 WIB

DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:41 WIB

Rinto Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Toba Gantikan Mangatas Silaen

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

Komisi A DPRD Toba Konsultasi Terkait SP4N Lapor ke Diskominfo Medan

Selasa, 28 April 2026 - 18:23 WIB

Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk

Jumat, 24 April 2026 - 08:09 WIB

Polemik Akses Pers di DPRD Humbahas, SPRI Taput Angkat Bicara

Berita Terbaru

Kesehatan

YKI Kota Bogor Bahas Rencana Gala Dinner & Charity Concert

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:17 WIB