Bhakti Bumi Bhagasasi Gagas Seminar Pendidikan Dengan Tema ; “Entas Tuntas Angka Putus Sekolah”

- Redaktur

Rabu, 15 Juni 2022 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || SANGKAKALA 7 –
Bhakti Bumi Bhagasasi (Bangga Bekasi) gagas Seminar Pendidikan dengan Tema : “Entas Tuntas Angka Putus Sekolah” di Kabupaten Bekasi, bertempat dihalaman kediaman almarhum Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Minggu 12 Juni 2022.

Angka putus sekolah merupakan hal yang cukup sensitif mengingat pendidikan merupakan fondasi dan aset terbesar dalam sebuah negara.

Acara seminar pendidikan, sebagai pembicara dihadiri oleh ; Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, Prof. Muhtar Solihin guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung, Irpan Haeroni Anggota DPRD provinsi Jawa barat Fraksi Gerindra Persatuan Dapil Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Golkar dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Carwinda.

Seminar turut dihadiri para Tokoh Masyarakat, Tokoh Kepemudaan, Tokoh Agama dan sejumlah aktivis yang berperan aktif dalam pendidikan di Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutan Pj Bupati Bekasi DR. H. Dani Ramdan MT, mengatakan ; Semua warga Kabupaten Bekasi harus bisa sekolah, sistem pendidikan di setiap daerah kabupaten masih sekolah 9 tahun SD dan SMP. Pendidikan SMA merupakan kewenangan Provinsi Jawa Barat.

Untuk melamar pekerjaan ke perusahaan/pabrik, lulusan SD dan SMP itu diterima hanya sebagai office boy, sedangkan yang lulusan SMA diterima kerja sebagai operator.

Jenjang pendidikan 9 tahun kita terobos untuk meningkatkan pakai jalur PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), ” kata Pj Bupati.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat untuk masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan Non Formal.

Pendidikan jenjang SMA kewenangan Provinsi, yang dapat dilakukan oleh Kadisdik ujian kesetaraan. Hal ini harus dilanjutkan kadisdik sebagai upaya untuk meningkatkan pendidikan 9 tahun ke pendidikan 12 tahun, ” tandes Pj Bupati.

Sementara yang putus sekolah SMP harus ditingkatkan ke PKBM bisa sekolah siang atau malam.
Untuk anak-anak yang berlian kita berikan beasiswa, ” kata Dani Minggu 12/06/2022.

Irpan Haeroni Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra Persatuan Dapil Kabupaten Bekasi, saat di temui Sangkakala 7, mengatakan ;
Pandemi Covid-19 di Indonesia selama 2 tahun lebih, sangat berdampak terhadap beberapa aspek kehidupan, salah satunya adalah sektor pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bekasi.

Beberapa kebijakan yang diambil pemerintah, seperti halnya pembelajaran jarak jauh yang diterapkan secara nasional, sangat berpengaruh terhadap meningkatnya angka putus sekolah di Kabupaten Bekasi.

Seminar Pendidikan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pandemi Covid-19 terhadap angka putus sekolah di Kabupaten Bekasi.

Diharapkan dengan dilakukannya seminar ini bisa menjadi acuan bagi pemerintah Kabupaten Bekasi untuk membuat kebijakan yang lebih mutakhir.

Sehingga setiap lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi bisa tetap mengenyam pendidikan dalam kondisi apapun, tandes Irpan Anggota Komisi 2 DPRD Prov. Jawa Barat.

Lanjut Irpan, diharapkan para peserta dan unsur lain dapat memberikan masukan atau sumbangsih pemikiran ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Kebijakan Pemerintah yang hanya bertumpu pada bantuan ekonomi dan kesehatan tersebut juga memunculkan pertanyaan, apakah cukup hanya dengan memberikan bantuan materil dapat memicu siswa miskin untuk berprestasi di sekolah ?

Untuk mencegah meningkatnya anak putus sekolah, Pemerintah Kabupaten Bekasi harus segera mendirikan“Workshop” Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), untuk meningkatkan kesadaran pendidikan dikalangan anak putus sekolah, supaya mereka punya minat untuk melanjutkan pendidikannya melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), agar dapat melanjutkan pendidikan secara gratis dan dapat meneruskan pendidikan mereka hingga ke jenjang Perguruan Tinggi, ” tutup Irpan Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat.

(R.001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1
UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri
Literasi Toba Tak Cukup Berhenti di Lomba Video, Perpustakaan Didorong Jadi Ruang Publik
IGTKI-PGRI Humbahas Kembali Aktif, Pengurus Periode 2026–2031 Dilantik
Lima SD Negeri di Kecamatan Paranginan Belum Pernah Menerima MBG
Tiga Siswa Humbahas Siap Berlaga di Olimpiade Gasing Nasional
Kadisdik Kabupaten Bekasi Imam Faturochman: “Kepsek Harus Perhatikan Mutu dan Fasilitas Pendidikan”
Siswa MIN 4 Tebo Juara 1 OMI 2026, Muhammad Adnan Shidiq Priyatama Siap Harumkan Nama Tebo di Tingkat Provinsi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:41 WIB

UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Literasi Toba Tak Cukup Berhenti di Lomba Video, Perpustakaan Didorong Jadi Ruang Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WIB

IGTKI-PGRI Humbahas Kembali Aktif, Pengurus Periode 2026–2031 Dilantik

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Lima SD Negeri di Kecamatan Paranginan Belum Pernah Menerima MBG

Berita Terbaru