LSM VOSY Pertanyakan Buruh WNA Di Berbagai Proyek di Taput

- Redaktur

Jumat, 8 Juli 2022 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv –
Lembaga Swadaya Masyarakat Voice Of Society (LSM VOSY) bersama media, melakukan investigasi dilapangan tepatnya di Desa Sigompulon, Kecamatan Pahae Julu, Kamis 07/07/2022.

Investigasi dilakukan terkait maraknya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) yang diduga ada beberapa tenaga kerja asing bekerja di proyek tersebut.

Proyek tersebut di harapakan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tapanuli Utara.

LSM VOSY ketika turun ke lokasi mempertanyakan langsung kepada pekerja yang ada di tempat mengatakan, bahwa ada beberapa pekerja berstatus WNA, hal ini patut dipertanyakan terkait keberadaan WNA tersebut.

” Saya kira hal WNA ini perlu diperjelas statusnya, apakah mereka punya passpor Tenaga Kerja, pelancong atau investor dan lain-lain, ” ungkap L Silabang Anggota LSM VOSY Taput.

“Kita berharap Lembaga atau Badan yang mengurusi Tenaga Kerja Asing ini turun ke lokasi”, untuk memastikan apakah benar mereka ada di taput sesuai paspor yang dimiliki, ” pungkasnya

‘Hal itu tidak berlebihan, menyangkut stabilitas keamanan, yang perlu diperhatikan terkait kehadiran WNA ini ‘ urainya ‘.

Sebaiknya para pemangku izin masuk WNA benar-benar melakukan deteksi dini, kita mendukung pembangunan, kita sangat mendukung, tapi kita juga berharap bukan berarti melalaikan prosedur yang ada ” pungkasnya mengakhiri “.

Dilokasi yang sama seorang penerjemah Bahasa Bapak Ahwe yang juga etnik China Medan yang sudah fasih bahasa Indonesia mengatakan,bahwa WNA yang ada disana bertugas sebagai Pimpro “ujar Ahwe” .

Panggabean warga Sigompulon yang juga bekerja disana mengatakan hal yang sama kepada awak media ini.

LSM VOSY meminta kepada Pemkab Taput segera turun ke lokasi, agar menindak dugaan pelanggaran hak tinggal WNA yang ada di Proyek PT.Sumatera Pembangkit Mandiri (PT.SPM) tersebut, agar tidak menjadi polemik di kemudian hari,
“Kita dari LSM VOSY sekali lagi meminta kepada Pemkab Taput untuk serius dalam meninjau keberadaan WNA tersebut dan bila perlu lakukan deteksi dini ” tutupnya.

(KB.062)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Humbahas Melayat ke Rumah Duka Korban Hanyut di Parlilitan
Bupati Rudy Susmanto Takziah ke Rumah Duka Korban Longsor di Desa Petir Dramaga, Sampaikan Duka Mendalam
Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor
Wali Kota Bogor Takziah ke Rumah Korban Longsor di Pasirjaya, Sampaikan Duka Mendalam
Perkuat Soliditas, DPC Si Raja Oloan Humbahas Matangkan Rencana Pelantikan dan Pembangunan Sekretariat
YKI Kota Bogor Bahas Rencana Gala Dinner & Charity Concert
Bupati Humbahas Salurkan Bantuan Santunan Korban Bencana Alam di Pakkat
Ketua PAC PP Kecamatan Bamban, Jhonly Situmorang : Siap Merapatkan Barisan Menjalin Kerjasama Strategis dengan Pemerintah dan APH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:30 WIB

Pemkab Humbahas Melayat ke Rumah Duka Korban Hanyut di Parlilitan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:50 WIB

Bupati Rudy Susmanto Takziah ke Rumah Duka Korban Longsor di Desa Petir Dramaga, Sampaikan Duka Mendalam

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:27 WIB

Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor

Senin, 4 Mei 2026 - 05:57 WIB

Wali Kota Bogor Takziah ke Rumah Korban Longsor di Pasirjaya, Sampaikan Duka Mendalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:34 WIB

Perkuat Soliditas, DPC Si Raja Oloan Humbahas Matangkan Rencana Pelantikan dan Pembangunan Sekretariat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Laksanakan Evaluasi Kinerja Eselon III

Senin, 11 Mei 2026 - 23:46 WIB