JAKARTA || Sangkakala7.tv –
Mimbar Agama Buddha :
Salam Romo Asun Gotama.
Wasekjend DPP WALUBI
_“Kekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin di tinggalkan sahabatnya.”_
Saat sukses, banyak orang mengenal kita;
Saat gagal, kita mengenal siapa sesungguhnya teman kita.
Bagaimana menilai sahabat ?
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.”
Ketika berada di dalam kesukaran, seorang sahabat tak akan meninggalkan kita, dia berani berdiri bagi kita di tengah penderitaan, bukan hanya ketika senang saja.
Seorang sahabat TAK MUDAH SALAH FAHAM,
BERANI BERKATA BENAR, sekalipun nasihatnya memekakkan telinga,
Tetap Berlaku Jujur,
Berani berbagi dalam segala hal.
Sahabat itu istimewa,
Karena dia, maka kita boleh Tertawa.
Sahabat itu istimewa,
karena dia, maka kita merasa bahagia.
Sahabat itu istimewa, karena dia, maka suasana menjadi Ceria.
Sahabat itu istimewa, karena dia, maka kita merasa Berharga.
Sahabat itu istimewa, karena dia, maka hidup merasa Sempurna.
Sahabat itu istimewa, karena dia Mewarnai hidup kita.
Sahabat itu istimewa, karena dia, maka kita Berani menempuh Pancaroba.
Sahabat itu istimewa, karena kehadirannya, Menenangkan jiwa.
Sahabat itu istimewa,
karena dia, maka kita merasa di terima.
Sahabat itu istimewa, karena dia sudi menerima kita Apa Adanya. (R.001)
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.








