KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Advertorial :
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Hendra Cipta Dinata, guna meningkatkan daya terampil dan terserapnya tenaga kerja di Kabupaten Bekasi perlu adanya terobosan dan kerjasama serta inovatif.
“Penanggulangan pengangguran yang masih cukup tinggi dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bekasi masih kurang memadai, saya menginginkan agar area BLK diperluas. Kegiatan pelatihan oleh Dinas Tenaga Kerja di BLK tidak hanya cuma sekali pelatihan atau satu angkatan hanya 60 orang, tetapi bisa tiga kali lipat intensitas pertemuannya atau areanya harus diperluas.
Memang efektifnya ingin setiap kawasan punya satu BLK kalau memang mumpuni. BLK Kabupaten Bekasi ini kan, areanya hanya 1.5 Hektar.
Kita ingin luas area BLK bisa mencapai 5 hektar, ” harap Hendra.
Tujuannya agar memaksimalkan pelatihan-pelatihan buat masyarakat Kabupaten Bekasi, yang ingin mudah masuk kerja dan punya bekal di dunia industri,
ujarnya kepada Media Sangkakala 7, melalui sambungan telepon, pada hari Kamis, (9/07/2022).
Lanjut Hendra Cipta Dinata, harapan saya mudah-mudahan banyak program dari Kementerian ketenaga kerjaan, kita bisa kerjasama baik itu support pembangunannya dari Kementerian dan kita hanya nyiapin lahannya.
Kemudian Hendra berharap, ada bantuan alat-alat peraga buat praktek dan meubelernya.
Pelatihan kerja sekarang kan hanya mampu menampung 60 orang, jika dihitung dalam 3 semester penanganan penanggulangan pengangguran hanya mencapai 200 siswa dalam 3 angkatan per tahunnya, ungkap Hendra.
Kalau luas area Balai Latihan Kerja (BLK) mencapai 5 hektar, tentunya setiap pelatihan dilaksanakan dapat menampung 200 siswa, berarti dalam satu tahun mencapai 600 siswa dalam 3 semester. Artinya dapat menanggulangi pengangguran yang ada di Kabupaten Bekasi, ” tutur Hendra Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi.
Komisi IV saat ini fokus berkonsentrasi dengan bidang -bidang yang sesuai mitra kerja, agar lebih efektif.
“Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi saat ini berkonsentrasi dengan bidang yang sesuai dengan mitranya yaitu pendidikan, mengingat lokasi pendidikannya yang cukup banyak permasalahan terutama di bangunan-bangunan sekolah dan juga penambahan meubeler yang ada di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bekasi”.
Kita ingin terkonsentrasi dengan Komisi lll, agar pembangunan sekolah maupun pengadaan ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan yang diusulkan dari Komisi lV.
Untuk kesehatan kita ingin Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat terus kembali memperluas area RSUD Kabupaten Bekasi dan untuk pelatihan-pelatihan diperbanyak dan juga kita akan memantau LPK-lpk yang merugikan masyarakat”, tutupnya. (KB-017)






